2.802 Jiwa Mendapatkan Manfaat Dari Bantuan Permakanan Pemkab Ponorogo

jatimupdate.id
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko secara simbolis menyerahkan bantuan dana permakanan kepada perwakilan lembaga kesejahteraan sosial, Jumat (14/4/2023)
Ponorogo, JatimUpdate.id,-  2.802 Jiwa Mendapatkan Manfaat Dari Bantuan Permakanan Pemkab Ponorogo. Sebanyak 51 lembaga kesejahteraan sosial (LKS) mendapatkan bantuan dana permakanan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Mulai dari lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA), lembaga kesejahteraan sosial disabilitas (LKSD), lembaga kesejahteraan sosial lanjut usia (LKS lansia), hingga sejumlah organisasi sosial lainnya. Total anggaran yang dibutuhkan sejumlah Rp 10,2 miliar untuk satu tahun. 

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan bahwa bantuan permakanan itu adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Terdata ada 2.802 jiwa yang mendapatkan manfaat. Pihaknya juga memberikan perhatian kepada 1.285 anak yatim dan piatu.

"Tugas kita terus menyisir. Jangan sampai ada orang yang membutuhkan atau anak yatim dan piatu tidak mendapatkan bantuan,'' kata Kang Bupati, sapaan Bupati Sugiri Sancoko saat penyerahan bantuan di Pringgitan, pada Jumat (14/4/2023) malam.

Baca juga: Prabowo Resmikan Balai Pertemuan dan Fakultas Kedokteran Unida Gontor: Soroti Nilai Nilai Panca Jiwa 

Dirinya mengungkapkan, persyaratan administrasi penerima bantuan dana permakanan cukup ketat. Hal tersebut bukan bertujuan mempersulit pencairan dana bantuan. Melainkan wujud pertanggungjawaban hukum dan moral. ‘’'Kami juga harus mempertanggun jawabkan uang itu kepada rakyat. Apakah bantuan yang disalurkan sudah tepat sasaran atau tidak,'' ungkapnya. 

Baca juga: Imam Syafi’i Soroti Beban Seragam Sekolah dan Ketepatan Data Desil Penerima Bantuan

Kang Bupati menambahkan, tantangan yang harus dihadapi dalam mensejahterakan masyarakat dan mencerdaskan anak bangsa begitu berat. Pihaknya tidak dapat menyelesaikan permasalahan itu sendiri. Oleh sebab itu dengan cara menggandeng Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) beserta badan otonomnya.

Baca juga: Desil PIP Berubah, BPS Surabaya: Penerima Lama Tetap Dapat Bantuan

‘’Memikirkan bersama, bagaimana caranya generasi setelah kita tidak hanya baik secara fisiknya, tetapi  juga baik akhlaknya. Harus ada kolaborasi,’’ pungkasnya. (Yah)

Editor : Nasirudin

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru