Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan bahwa bantuan permakanan itu adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Terdata ada 2.802 jiwa yang mendapatkan manfaat. Pihaknya juga memberikan perhatian kepada 1.285 anak yatim dan piatu.
"Tugas kita terus menyisir. Jangan sampai ada orang yang membutuhkan atau anak yatim dan piatu tidak mendapatkan bantuan,'' kata Kang Bupati, sapaan Bupati Sugiri Sancoko saat penyerahan bantuan di Pringgitan, pada Jumat (14/4/2023) malam.
Baca juga: Kasi Intel dan Kasi Pidsus Kejari Ponorogo Diperiksa KPK, Terkait Kasus Suap Bupati dan Proyek RSUD
Dirinya mengungkapkan, persyaratan administrasi penerima bantuan dana permakanan cukup ketat. Hal tersebut bukan bertujuan mempersulit pencairan dana bantuan. Melainkan wujud pertanggungjawaban hukum dan moral. ‘’'Kami juga harus mempertanggun jawabkan uang itu kepada rakyat. Apakah bantuan yang disalurkan sudah tepat sasaran atau tidak,'' ungkapnya.
Baca juga: PWI Aceh Salurkan Bantuan Kemanusian dari PWI Jatim dan Malang Raya
Kang Bupati menambahkan, tantangan yang harus dihadapi dalam mensejahterakan masyarakat dan mencerdaskan anak bangsa begitu berat. Pihaknya tidak dapat menyelesaikan permasalahan itu sendiri. Oleh sebab itu dengan cara menggandeng Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) beserta badan otonomnya.
Baca juga: Kasat Reskrim Polres Pidie Serahkan Bantuan Kapolda Aceh Kepada Warga Terdampak Bencana
‘’Memikirkan bersama, bagaimana caranya generasi setelah kita tidak hanya baik secara fisiknya, tetapi juga baik akhlaknya. Harus ada kolaborasi,’’ pungkasnya. (Yah)
Editor : Nasirudin