Surabaya, JatimUPdate.id,- Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) Irjen Toni Hermanto berpendapat, sudah waktunya para jurnalis mengubah paradigma 'bad news is good news' dan menggantinya dengan 'good news is a good news'.
"Sebab, sumber berita yang baik pasti pemberitaannya menjadi baik. Bukan sumber berita yang buruk menjadi baik. Sudah saatnya kita mengubahnya menjadi 'good news is a good news', sehingga bisa menyuarakan kabar positif agar kondusifitas terjaga," kata Kapolda Jatim Toni Hermanto saat membuka Pelatihan & Diskusi Peliputan Pemilu 2024 di Novotel Samator Surabaya, Selasa (10/10).
Baca juga: Polisi Gerebek Pabrik Beras Oplosan di Sidoarjo, 12,5 Ton Diamankan
Secara khusus, Toni meminta seluruh satuan kerja (satker) di lingkungan Polda Jatim untuk menyajikan informasi yang baik sebagai kontribusi jajaran polri agar tidak ada keraguan dari media, sehingga salah memahami yang bisa berakibat salah dalam pemberitaannya.
Baca juga: Kapolda Jatim Ajak PWI Rutinkan Pertemuan Nonformal
Kegiatan diskusi dan pelatihan yang digelar Humas Polda Jatim bertema 'Sinergitas Polda Jatim Bersama Awak Media Dalam Menyukseskan Pemilu 2024' itu diikuti 155 jurnalis dari seluruh Jatim dengan menampilkan pembicara dari PWI Jatim, KPU Jatim dan Bawaslu Jatim. (Bho)
Baca juga: Serah Terima Jabatan Kapolres Trenggalek Tahun 2025 di Mapolda Jatim
Editor : Budi Bola Setiawan