Surabaya,JatimUPdate.id, - Mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya berunjuk rasa menentang politik dinasti melalui "mimbar bebas".
Mimbar bebas digelar di kampus Universitas 17 Agustus 45 (Untag), pada Rabu (6/12).
Baca juga: Sang Naga Dan Tarian Terakhir Sang Rubah
Mimbar bebas Aksi Gerakan Mahasiswa Selamatkan Demokrasi tersebut, juga diikuti sejumlah tokoh eksponen gerakan mahasiswa 98, dan tokoh nasional seperti Eros Djarot.
Aksi tersebut diwarnai theaterikal dan maraknya spanduk perlawanan terhadap politik dinasti.
Seperti "Sidang Istimewa", "Tolak Pelanggaran HAM", "Tolak Politik Dinasti", "Demokrasi Diamputasi", "Bertanah Air Tanpa Penindasan"
Baca juga: Gelar Seminar Kebangsaan, Team Bonding BEM Ubaya Hadirkan Ketua YPTA dan Dosen Ilmu Komunikasi Untag
"Tolak politik dinasti...tolak politik dinasti..hidup rakyat...hidup mahasiswa," teriak para mahasiswa yang memadati halaman kampus Untag.
Tokoh eksponen gerakan mahasiswa 98 Taufik Monyong dalam orasinya mengatakan hukum saat ini tajam kebawah tajam keatas.
Baca juga: Cui Bono?
"Kalau kita disuruh tunduk pada penguasa tirani, hanya satu kata lawan," seru Taufik Monyong saat orasi, yang disambut teriakan merdeka oleh massa aksi.
"Kalian para mahasiswa saat ini adalah penerus kami..kami tidak terima perjuangan 98 untuk demokrasi dikebiri," teriak Taufik Monyong lagi. (Roy)
Editor : Ibrahim