Surabaya,JatimUPdate.id - Calon Legislatif DPR RI dapil Surabaya Sidoarjo, Agus Setiaji bersama Calon legislatif DPRD Surabaya dapil 3 Anas Karno menggelar kegiatan gathering tahun baru 2024 bareng emak-emak se Kecamatan Tenggilis.
Acara yang dimeriahkan penampilan band lokal tersebut juga dihadiri juru kampanye Ganjar-Mahfud Kota Surabaya, Armuji.
Baca juga: Bertemu GPN 08, Ketua DPD RI Siap Kawal Presiden Terpilih Prabowo Perkuat Pancasila
Tokoh PDI Perjuangan senior tersebut, turun langsung mengkampanyekan program unggulan calon presiden yang diusung PDI Perjuangan Ganjar-Mahfud kepada kalangan perempuan di Kota Surabaya, Rabu (03/01/2024) Siang.
"Ibu-ibu ada 21 program yang digagas Ganjar-Mahfud, salah satunya program KTP Sakti. KTP Sakti meringkas layanan bansos yang selama ini ada," kata Cak Ji.
Cak Ji menambahkan bahwa jika nanti Ganjar-Mahfud terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, maka program-program yang pro rakyat akan bisa dinikmati oleh rakyat.
Baca juga: Kapolda Jatim Terima PWI Jatim Award, Buah Kondisifitas Pemilu 2024
"Maka ibu-ibu janganlah ragu memilih Pak Ganjar-Mahfud nomor 3, PDI Perjuangan nomor 3, Pak Agus Setiaji nomor 3, Pak Anas Karno nomor 3," seru cak Ji kepada sekitar kurang lebih 600 ibu-ibu peserta gathering.
Dalam sambutannya Caleg DPR RI Dapil Surabaya-Sidoarjo, Agus Setiaji, mengatakan bahwa program unggulan Ganjar-Mahfud juga salah satunya insentif guru ngaji Rp 1 juta per bulan.
"Pak Ganjar-Mahfud ini memang memiliki program pro rakyat selain KTP Sakti ada pula, program program satu desa satu faskes," tambah Agus.
Baca juga: Jaga Kondusifitas Pemilu 2024, Adhy Karyono Terima PWI Jatim Award 2024
Anas Karno, Caleg DPRD Surabaya dapil 3, menambahkan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud memang sat-set dan tas-tes turun kemasyarakat sehingga mampu merumuskan program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Program satu keluarga miskin, satu sarjana. Itu salah satu program unggulan pak Ganjar-Mahfud untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup disetiap keluarga miskin," pungkas Anas. (roy)
Editor : Ibrahim