TPID Bondowoso Gelar Rakor Tangani Melonjaknya Harga Beras, Cabai Merah dan Daging Ayam

Reporter : Redaksi
Ket Foto:- Rakor Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bondowoso, Selasa pagi (27/2/2024).

Bondowoso, JatimUPdate.id,- Melonjaknya harga 3 komoditi, yaitu beras cabai merah dan daging ayam membuat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bondowoso, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) membahas stabilitas harga pangan bertempat di Kecamatan Klabang, Bondowoso, Selasa pagi (27/2/2024).

Rakor yang dihadiri Pj Sekretaris daerah (Sekda), Asisten 2, Camat, Perwakilan Polres, dan Manager Plant PT Charoen Pokphand Indonesia itu, Diskoperindag juga menyusun program penting berupa Operasi Pasar Murah (OPM) untuk stabilitas harga dan mencegah melonjak harga pangan pada saat bulan Ramadan.

Baca juga: Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026, Anggaran Tembus Rp100 Miliar

Menurut Sigit, Kepala Diskoperindag, program OPM nanti berupa sembako murah yang dipersiapkan saat bulan Ramadan yang kurang dua minggu. Program OPM ini bekerja sama dengan toko modern dan akan dilaksanakan di sejumlah titik kecamatan di Kabupaten Bondowoso.

Lebih lanjut, Sigit Purnomo menjelaskan, TPID melihat Indek Perubahan Harga (IPR) Kabupaten Bondowoso yang saat ini cenderung naik.

"Naiknya itu disebabkan karena melonjaknya harga 3 komoditi, yaitu beras cabai merah dan daging ayam," ungkapnya.

Baca juga: Seluruh Jemaah Haji Bondowoso Kloter SUB 85, 86, dan 87 Sudah di Arafah, Siap Jalani Wukuf

Kata Sigit, Rakor TPID itu bertujuan membahas langkah langkah ke depan dalam mewujudkan stabilitas harga pangan dan ketersediaan pasokan daging ayam menjelang dan saat bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Dia menuturkan, soal stabilitas harga pangan, Diskoperindag Bondowoso sudah mengantisipasi sejak awal. Pada 7 Februari 2024 telah dilaksanakan OPM tahap 1, di 4 Kecamatan yang mengalami penurunan penerima bantuan pangan.

"Masing masing kecamatan mendapat kuota 10 ton beras dan minyak goreng sebanyak 600 liter," ujarnya.

Baca juga: Jelang Idul Adha 1447 H, Ponpes Al-Ishlah Bondowoso Salurkan 675 Paket Sembako dari Muslim Singapura

Selain itu, Diskoperindag saat ini terlus memantau ketersediaan pangan bersama Satgas Pangan Polres Bondowoso.

"Perkembangan ketersediaan bahan pangan di pasar dan toko-toko terus kami pantau. Perkembangannya akan kami laporkan secara berkala," tuturnya.(AR)

Editor : Nasirudin

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru