Sarasehan PAN Gresik, Viva Yoga: PAN selalu Lolos ke Senayan

avatar Zainal Abidin
  • URL berhasil dicopy
Wakil Ketum DPP PAN yang juga Wamen Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi tengah berikan pidato politik dalam Sarasehan di Kantor DPD PAN Gresik bersama para tokoh PAN Gresik dan DPW PAN Jatim.
Wakil Ketum DPP PAN yang juga Wamen Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi tengah berikan pidato politik dalam Sarasehan di Kantor DPD PAN Gresik bersama para tokoh PAN Gresik dan DPW PAN Jatim.

 

 

Kebomas, Gresik, JatimUPdate.id - Partai politik adalah institusi modern yang dibentuk oleh undang-undang dan menjadi bagian penting dalam proses demokrasi.

Dalam sistem pemerintahan demokrasi harus ada partai politik. Bila tidak ada partai politik maka dikatakan sistem tersebut tidak demokratis.

Ungkapan demikian disampaikan Wakil Menteri Transmigrasi sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi di hadapan pengurus dan ratusan kader PAN dalam sarasehan yang digelar di Kantor PAN DPD Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, (10/7/2026).

Dalam sarasehan bertema ‘Bersama Menghadirkan Solusi Bagi Masyarakat Lebih Baik’ lebih lanjut Viva Yoga mengatakan dalam sistem yang otoriter pun ada juga yang menggunakan partai politik sebagai bagian dari proses legitimasi kekuasaan.

“Dengan demikian seluruh kekuatan kelembagaan negara dipastikan akan terkait dengan kehidupan partai politik”, ujar mantan Presidium MN KAHMI itu.
 
Peran partai politik menurutnya mewarnai kehidupan demokrasi. Demokrasi bisa baik kalau partai politiknya baik.

Demikian pula bila sistem kepartaian buruk maka akan melahirkan demokrasi yang buruk pula.

“Maka di sini (PAN) penting untuk meningkatkan diri agar demokrasi menjadi baik”, tutur Viva Yoga, pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu. 

Viva Yoga mengajak kepada kader dan pengurus PAN untuk menjadikan partai ini sebagai institusi perjuangan dan pengabdian kepada umat, rakyat, bangsa, dan negara.

“Bila telah memilih PAN maka mulai hari ini segala waktu, pikiran, dan tenaga harus Kita curahkan pada partai”, tegasnya.

Hal demikian penting agar partai reformis ini bertambah besar. 

Dirinya mendorong agar seluruh kader dan anggota meningkatkan perolehan kursi di DPRD kabupaten/kota dan DPR.

“Pada saatnya nanti Saya juga akan turun gunung”, ujar dengan lantang.

Perlunya komunikasi dan koordinasi dengan seluruh jaringan dan infrastruktur partai.

“Jadi Kita ini menjadi kader PAN bukan kaleng-kaleng|, tegasnya. Sebagai kader bukan kaleng-kaleng maka semuanya harus menjadi kader yang militan, setia, loyal, dan satu komando di bawah Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan."

Diungkapkan meski partai ini dulu seringkali di survei dalam posisi yang tak lolos parlianmentary threshold (ambang batas) DPR. Namun fakta membuktikan PAN selalu hadir di Senayan (lolos ambang batas).

“Sejak Pemilu 1999 hingga saat ini PAN ada di DPR”, tegasnya.

Hal demikian menurut Viva Yoga bukti adanya soliditas seluruh anggota dan kader partai.

”Kunci kemenangan adalah solid dan bersatu”, paparnya.

Untuk itu dirinya mewanti-wanti agar kader dan anggota partai jangan berkonflik.
 
“Kepada Saudaraku untuk terus menjaga soliditas”, tegasnya.

Diakui konflik adalah bagian dari proses dinamika partai namun hal demikian harus diarahkan secara konstruktif.

“Bila ada masalah segera tabayun”, tuturnya. (za/yh)