Surabaya,JatimUPdate.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengubah fungsi eks Rumah Potong Hewan (RPH) Babi Pegirian menjadi Serambi Ampel.
Serambi Ampel diresmikan oleh Eri Cahyadi, sebagai tempat kulineran baru di kawasan wisata religi Sunan Ampel, pada Selasa (5/3).
Baca juga: Baktiono: Pansus Raperda Air Limbah Efektif Dibahas Hanya Dua Bulan
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Baktiono mengatakan, kawasan kota lama termasuk kawasan religi Ampel akan ditata lebih maju lagi. Kendati penataan itu sudah direncanakan oleh mantan Walikota Bambang DH maupun Tri Rismaharini.
“Sekarang penataan kawasan Ampel direalisasikan oleh Walikota Eri Cahyadi yang merupakan Walikota ke tiga dari PDI Perjuangan, kami sangat bersyukur dan sangat bagus dengan diresmikannya Serambi Ampel,” kata Baktiono, Rabu (6/3)
Baktiono menjelaskan, Serambi Ampel masih mempertahankan situs dan cagar budaya bangunan dari RPH Pegirian.
Baca juga: Baktiono Dorong Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpadu usai Raperda Disahkan
Maka dari itu, ia mengajak masyakarat untuk bersyukur dengan hadirnya Sunan Ampel. Sebab beber Baktiono kawasan ini memberikan penghidupan bagi warga melalui usahanya. Sama halnya seperti kawasan makam Bung Karno, dan makam Gus Dur di Jombang.
“Serambi Ampel ini juga digunakan oleh para peziarah baik nasional maupun internasional, untuk kulineran maupun belanja produk UMKM,” tegas Baktiono.
Baca juga: Kompak Warga Tolak Mutasi Lurah Tambak Wedi, Desak Eri Cahyadi Kembalikan Jabatan
Baktiono menambahkan, Serambi Ampel akan memberi side effect ekonomi bagi masyarakat sekaligus menambah pendapatan asli daerah atau PAD bagi Pemkot Surabaya.
“Dari sisi Pemkot, tentu akan menambah PAD karena di kawasan Serambi Ampel ada hotel, restoran, parkir. Begitu juga pelaku UMKM disana akan mendapat nilai tambah,” demikian Baktiono.
Editor : Redaksi