Jatimupdate.id - Pemkot harus menggalakkan verifikasi untuk mengetahui mana sesungguhnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Begitu seru Hari Santosa Anggota Komisi D DPRD Surabaya, menyikapi maraknya keluhan MBR. "Pemasalahan MBR ini masih terus dikeluhkan masyarakat," tutur Hari beberapa waktu lalu.
Baca juga: Johari Dorong Pemkot Surabaya Perketat Proteksi Anak dari Eksploitasi Digital hingga Ekonomi
Verifikasi sambung Hari, harus melibatkan RT/RW, sehingga ketika sudah kelar, RT/RW merasa tidak jadi beban moril terhadap warganya.
Kendati begitu, warga diminta sadar diri apabila dalam verifikasi tahap akhir justru tereliminasi dari kategori MBR. Karena dinilai tidak layak.
"Jadi Pak RT/RW ini otomatis akan memperjuangkan warganya." tegas Hari
Hari mengingat, pada tahapan verifikasi harus mengacu pada aturan yang kita pakai. Sehingga kemudian hari tidak ditemukan lagi permasalahan yang sama.
Baca juga: DPRD Surabaya Minta Pemkot dan BPS Sinkronkan Data Desil Kemiskinan
Maka pelibatan beberapa OPD sebagaimana yang disampaikan Dinsos dinilai sebagai langkah yang tepat.
"Yang dikhawatirkan dari dulu pendataan ini enggak selesai-selesai. Ketika tidak semua tim turun ke lapangan ya tidak akan selesai." ketus Hari.
Hari menuturkan, selama ini RT/RW hanya diberikan beberapa kewenangan untuk mendata tanpa dibekali persyaratan.
Baca juga: Komisi D DPRD Surabaya Semprot Dinsos, Data Desil Tak Sinkron Ancam Mahasiswa Gagal Dapat Beasiswa
Sehingga adakalanya pihak RT/RW mendaftarkan semua warganya, untuk menghindari kemarahan mereka.
"RT/RW ini banyak yang enggak tahu. Apalagi sekarang ini RT RW masa jabatannya hampir berakhir." ungkap politisi NasDem tersebut.
"Saya menemui beberapa RT yang Ketika saya tanya mereka bilang ini urusan RT/RW yang baru." demikian beber Hari
Editor : Ibrahim