Surabaya, JatimUPdate.id - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas W.R Supratman (Unipra) Surabaya, melayangkan surat audiensi ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya, terkait dengan mahalnya biaya retribusi kebersihan, Rabu (10/7).
Mahalnya biaya retribusi kebersihan yang setiap bulan ditarik oleh PDAM bersamaan dengan pembayaran setiap bula, banyak dikeluhkan oleh warga Kota Surabaya khususnya pelanggan PDAM Surya Sembada.
Baca juga: HJKS ke-733, PAM Surya Sembada Obral Diskon Pasang Baru hingga 70 Persen
Presiden BEM UNIPRA Surabaya, Ach. Fawait, mengungkapkan, tujuan dari audiensi ini tidak lain, untuk meminta kejelasan dari pihak PDAM Surya Sembada terkait kenaikan biaya retribusi kebersihan pada tahun 2024.
"Kami mengajak diskusi pimpinan PDAM untuk memberikan penjelasan yang transparan dan akuntabel mengenai alasan kenaikan tarif retribusi kebersihan ini, serta bagaimana dana tersebut dikelola," ungkap Fawait
Ia kembali membeberkan, kenaikan biaya retribusi kebersihan tidak sebanding dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Baca juga: PAM Surya Sembada Gencarkan Sosialisasi CIS, Aduan Pelanggan dalam Genggaman
Menurutnya, pelayanan PDAM Surya Sembada masih terlalu banyak yang harus di benahi, terutama dari segi kualitas air yang disalurkan ke masyarakat.
"Dengan kenaikan yang begitu signifikan ini, saya menilai, bahwa, kenaikan tarif retribusi kebersihan tanpa diiringi dengan peningkatan kualitas layanan yang sepadan hanya dapat memberatkan masyarakat," pungkas mahasiswa semester VI Unipra.
Baca juga: Gerakan Indonesia Asri di Kalimas, Perumda Surya Sembada Terjunkan 40 Peserta
Terlepas dari pada itu, pihaknya juga telah melayangkan surat tembusan kepada Walikota, Ketua DPRD Kota Surabaya, serta BPK perwakilan Jawa Timur, supaya dapat direspon dengan cepat oleh PDAM.
"Harapannya agar PDAM dapat menerima audiensi kami, untuk memberikan penjelasan kenaikan tentang tarif kebersihan yang banyak dikeluhkan masyarakat," tuturnya. (*/Roy)
Editor : Miftahul Rachman