Kota Blitar, JatimUPdate.id - Harga cabe rawit merah di tiga kota besar, yaitu Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, dan Kota Kediri, mengalami fluktuasi yang cukup signifikan pada Sabtu, 21 September 2024.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, ketiga daerah tersebut mencatat harga yang bervariasi namun masih tergolong di bawah rata-rata Jawa Timur yang mencapai Rp32.785,-.
Baca juga: Mbak Wawali Kota Blitar Serahkan Bantuan Mesin Pemanen Padi untuk Gapoktan Sukorejo
Kota Blitar mencatat harga cabe rawit merah sebesar Rp30.500,-, sedikit lebih rendah dari Kabupaten Tulungagung yang tercatat di angka Rp30.666,-. Sementara itu, Kota Kediri menunjukkan harga yang lebih tinggi, yaitu Rp36.666,-.
Baca juga: Kasus Lahan Tol Bandara Dhoho Kediri Tetap Diproses, Jaksa Tegaskan Masuk Pidana Umum
Perbandingan ini menunjukkan bahwa harga di Kota Kediri lebih mahal dibandingkan dua daerah lainnya, sedangkan harga di Tulungagung dan Blitar relatif lebih terjangkau.
Meskipun begitu, ketiga daerah ini masih jauh dari harga tertinggi di Jawa Timur, yaitu di Kabupaten Ngawi sebesar Rp39.333,-, dan juga lebih tinggi dari harga terendah di Kabupaten Bangkalan yang hanya Rp20.000,-.
Baca juga: Tergugat Mangkir, Sidang Gugatan Nenek 72 Tahun Ditunda
Dengan harga cabe rawit yang terus berfluktuasi, warga di Kota Blitar, Tulungagung, dan Kediri diimbau untuk terus memantau perubahan harga bahan pokok ini guna memastikan stabilitas ekonomi rumah tangga mereka. (*)
Editor : Redaksi