Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Azhar Kahfi mendesak taman baca masyarakat (TBM) di Balai RW dioptimalkan infrastruktur dan kebijakan literasinya.
Kahfi mengakui Kota Pahlawan juara nasional literasi. Namun, hal itu imbas dari dinas perpustakaan yang saat itu meraih juara satu perpustakaan.
Baca juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
"Kota Surabaya ini juara nasional untuk literasi di Surabaya, karena dinas perpustakaan kita juara 1 di tingkat Perpus dalam hal literasi, itu dulu yang perlu kita ketahui," kata Kahfi, Selasa (3/12).
Kendati secara infrastruktur dan kebijakan sudah mendukung melek pendidikan.
Baca juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi
Namun, sebut legislator partai Gerindra tersebut harus mengoptimalkan lagi infrastruktur dan literasi di TBM.
"Secara infrastruktur dan kebijakan sudah mendukung untuk Kota Surabaya ini melek pemahamannya di dunia pendidikan, namun fakta di lapangannya perlu dioptimalkan salah satunya terkait dengan kebijakan untuk mendorong infrastruktur dan kebijakan di sektor literasi," tuturnya.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II
Pasalnya beber Kahfi dari 530 TBM di Balai RW dianggap kurang optimal, sehingga dia mendorong satu RW satu TBM.
"Menurut kami ini masih kurang, karena ada 1300 RW di Kota Surabaya ini yang perlu kiranya ada pojok baca atau taman baca juga pengajarnya, maka kami mendorong untuk literasi di Kota Surabaya agar ditingkatkan, perlu ada kebijakan satu RW satu TBM," demikian Azhar Kahfi. (Roy).
Editor : Miftahul Rachman