Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Rakyat (GEMPAR) Jawa Timur, Zahdi memberitahukan Aksi Jilid II tuntutan dugaan korupsi pembangunan gedung baru DPRD kota Surabaya di Polrestabes, Senin (9/12) ditunda.
Zahdi menjelaskan, ditundanya aksi jilid II Gempar karena ada kegiatan aksi bersamaan dari elemen lain. Sehingga pihaknya akan melakukan konferensi pers.
Baca juga: Pemkot Blokir Adminduk Mantan Suami Abai Nafkah, Komisi A: Langkah Tegas Beri Efek Jera
"Hari ini kami tetap melakukan giat, namun untuk unjuk rasa kami pending karena ada kegiatan yang brbarengan, untuk sementara ini kami akan melakukan konferensi pers, untuk pemberitahuan kami update hari ini," kata Zahdi melalui pesan WhatsApp.
Baca juga: KTR di DPRD Surabaya, Dewan: Harus Bijak Sediakan Smoking Area
Zahdi menegaskan, pihaknya tetap berada di garis perjuangan Penegakan Supremasi Hukum untuk memperingati Harkodia 2024
Baca juga: Fraksi PKB Buka-bukaan Soal Strategi Raih 10 Kursi pada Pemilu Mendatang
"Kami tetap berada di garis perjuangan Penegakan Supremasi Hukum untuk memperingati Harkodia 2024," demikian Zahdi. (Roy)
Editor : Yuris. T. Hidayat