FGD KOPRI PKC PMII Jatim, Ajeng Wira Tekankan Ketahanan Keluarga Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Reporter : Ibrahim
FGD Kopri PKC PMII Jatim, foto Ajeng Wira for JatimUpdate.id

Surabaya, JatimUPdate.id - Ketua Fraksi Gerindra Surabaya Ajeng Wira Wati memandang pentingnya ketahanan keluarga dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Hal itu disampaikan Ajeng dalam FGD yang diselenggarakan MPR RI bekerjasama dengan KOPRI PKC PMII Jatim, pada Sabtu (14/12). 

Baca juga: Ajeng Soroti Komitmen Pemkot soal Beasiswa Pemuda Tangguh

FGD dihadiri Anwar Sadad anggota MPR RI sekaligus ketua DPD partai Gerindra Jawa Timur, Suqiyah Musafaah dekan Fakultas Syariah dan Hukum UINSA serta Mufidah dari UIN Malang.

Menurut Ajeng, keluarga yang harmonis dan berkekuatan akan menjadi fondasi kuat bagi masyarakat.

"Keluarga harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua anggota, terutama perempuan dan anak." katanya.

Ajeng memaparkan, kekerasan dalam rumah tangga bisa dicegah dengan membangun komunikasi yang baik, menghormati hak-hak individu.

Baca juga: Komisi D DPRD Surabaya Respons Kritik Beasiswa Pemuda Tangguh, UKT Jadi Fokus Pengawalan

Ajeng menjelaskan, program pembelajaran calon pengantin wajib dilalui tuntas sebelum menikah supaya mengurangi tingkat penceraian dan kdrt.

Selain itu, ada upaya pencegahan pernikahan dini dan penguatan edukasi kesehatan reproduksi untuk melindungi perempuan, serta upaya kesetaraan gender untuk mempersiapkan tantangan dunia media sosial kepada anak dan ketahanan keluarga. 

Hal tersebut beber anggota Komisi D DPRD Surabaya itu, dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan keluarga.

Baca juga: Dua Proyek Mandek, Ajeng Wira Wati Minta Puskesmas dan SMP Tambak Wedi Tuntas 6 Bulan

"Kekerasan dalam rumah tangga bisa dicegah dengan membangun komunikasi yang baik, menghormati hak-hak individu, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan keluarga," ujar Ajeng 

Dalam kesempatan ini, Ketua Fraksi Gerindra juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan ketahanan keluarga. 

"Kita harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi keluarga, seperti meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi," demikian Ajeng Wira Wati. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru