Diduga Terkait ACT

Rekening Koperasi Syariah 212 Diblokir

oleh : -
Rekening Koperasi Syariah 212 Diblokir
foto ist

Jakarta(Jatimupdate.id)- Ratusan rekening yang diduga terafiliasi dengan Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) diblokir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Salah satu yang diblokir adalah rekening Koperasi Syariah 212.
"Sudah kami blokir," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Timur, Kamis (4/8/2022).
Sebelumnya, terungkap ada aliran dana dari ACT ke Koperasi Syariah 212 sebesar Rp 10 miliar. Dana tersebut dipergunakan untuk pembayaran utang.
"Pembayaran utang salah satu perusahaan afiliasi ACT, Rp 10 miliar, bersumber dari dana sosial Boeing," kata Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Andri Sudarmaji saat dimintai konfirmasi, Rabu (3/8/2022).
Andri mengatakan pihaknya masih mendalami aliran-aliran dana tersebut ke pihak terkait. "Kita dalami terus terhadap pihak-pihak terkait," katanya.
Bareskrim juga telah memeriksa Ketua Koperasi Syariah 212 Muhammad Syafei (MS) terkait kasus dugaan penyelewengan donasi Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Koperasi 212 diduga menerima aliran dana dari Boeing melalui ACT.
Sebelumnya Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah mengatakan bahwa Koperasi Syariah 212 menerima dana itu melalui perjanjian kerja sama. Hal itu sesuai surat ACT Nomor : 003/PERJ/ACT-KS212/II/2021; dan Koperasi Syariah 212 Nomor : 004-001/PKS/KS212-ACT/III/2021. Akan tetapi, polisi mengatakan dana itu pada faktanya untuk membayar utang perusahaan afiliasi ACT yang dibungkus dengan perjanjian kerja sama.
"Surat perjanjian tersebut berisikan tentang pemberian dana pembinaan UMKM sebesar Rp 10 miliar dan kemitraan penggalangan dana sosial dan kemanusiaan," kata Nurul. (Yok)