Wabup Sidoarjo Sidak Harga Sembako di Pasar Porong

Reporter : -
Wabup Sidoarjo Sidak Harga Sembako di Pasar Porong
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Porong, Selasa (24/2/2026).

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Porong, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga: Alun-Alun Sidoarjo Resmi Dibuka dengan Wajah Baru

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan stabilitas harga sembako di bulan Ramadan.

Pemerintah ingin memastikan lonjakan permintaan selama bulan puasa tidak berdampak signifikan terhadap kenaikan harga.

Dalam sidak tersebut, Wabup Mimik berinteraksi langsung dengan para pedagang guna mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok di tingkat pasar.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga sembako terpantau relatif stabil.

“Alhamdulillah, sampai hari ini harga kebutuhan pokok masih stabil. Memang ada kenaikan dan penurunan kecil, tetapi masih dalam batas wajar. Insya Allah ketersediaan sembako juga cukup hingga Lebaran nanti,” ujar Mimik.

Menurutnya, stabilitas harga ini menjadi indikator penting untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Baca Juga: Harjasda ke-167, Wabup Sidoarjo dan Forkopimda Ziarah Makam Mantan Bupati

Pemkab Sidoarjo memastikan akan terus melakukan pemantauan rutin guna mengantisipasi potensi lonjakan harga.

Tak hanya memantau harga, Mimik juga menyerap aspirasi pedagang dan pengunjung terkait kondisi sarana dan prasarana pasar.

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan di area pasar yang mulai bergelombang dan dinilai mengganggu kenyamanan serta keselamatan saat beraktivitas.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Sidoarjo berencana segera berkoordinasi dengan pengelola pasar dan paguyuban pedagang untuk mencari solusi peningkatan fasilitas.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Terima 200 Becak Listrik dari Presiden Prabowo, Dorong Transportasi Ramah Lingkungan

“Kondisi Pasar Porong ini perlu perhatian bersama. Kami melihat masih banyak lapak yang kosong dan aktivitas pasar belum begitu ramai. Pemerintah harus hadir untuk mencarikan solusi agar pasar kembali hidup dan diminati masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Wabup Mimik juga menyoroti keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di luar area pasar. Keberadaan PKL dinilai turut memengaruhi aktivitas jual beli di dalam pasar karena sebagian pembeli memilih bertransaksi di luar area resmi.

Pemkab Sidoarjo akan mengkaji penataan kembali agar aktivitas perdagangan lebih tertib dan merata, tanpa merugikan pedagang yang telah menempati lapak di dalam pasar.(ih/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat