Libatkan Berbagai Pihak untuk Pembangunan yang Lebih Inklusif

Pemkab Bondowoso Gelar Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029

Reporter : -
Pemkab Bondowoso Gelar Konsultasi Publik RPJMD 2025-2029
Pemkab Bondowoso menggelar Forum Konsultasi Publik untuk membahas Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

 

Bondowoso, JatimUPdate.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menggelar Forum Konsultasi Publik untuk membahas Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Baca Juga: Jembatan Sentong Bondowoso–Jember Ditutup Total, Struktur Ambrol dan Retak Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Acara yang berlangsung di Ruang Kopi Robusta I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso,  pada Senin (10/3/2025) ini bertujuan untuk menghimpun aspirasi dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna merumuskan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Forum ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Syafi'i, serta dihadiri oleh DPRD Kabupaten Bondowoso, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tenaga ahli pendamping penyusunan RPJMD, staf ahli bupati, asisten sekda, perangkat daerah, instansi vertikal, serta organisasi masyarakat. 

Penyusunan RPJMD Sesuai Regulasi, Ditargetkan Rampung Agustus 2025

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D), Anisatul Hamidah, menjelaskan bahwa penyusunan dokumen RPJMD harus diselesaikan dalam waktu enam bulan setelah pelantikan bupati dan wakil bupati, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

"RPJMD 2025-2029 akan melalui beberapa tahapan, mulai dari penyusunan rancangan awal, persetujuan bersama bupati dan DPRD terhadap Raperda RPJMD, hingga evaluasi oleh Gubernur Jawa Timur. Targetnya, pada 20 Agustus 2025, RPJMD sudah ditetapkan sebagai Peraturan Daerah," jelasnya. 

Bondowoso Menuju Pembangunan Berbasis "Berkah"

Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bondowoso, menegaskan bahwa forum ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi besar pembangunan daerah, yaitu "Bondowoso Tangguh, Unggul, Berdaya Saing Global, dan Berbudaya dalam Bingkai Keimanan dan Ketakwaan."

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep pembangunan "Bondowoso Berkah" akan menjadi acuan utama dalam RPJMD lima tahun ke depan.

Dengan prinsip berkualitas, akseleratif, dan holistik, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan kebijakan yang lebih terarah dan berdampak luas bagi masyarakat. 

"Forum Konsultasi Publik ini diharapkan dapat memastikan koordinasi yang kuat antara semua pelaku pembangunan, serta menjamin integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, antar sektor, serta antar waktu dan ruang," pungkasnya.  

Baca Juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

Hasil Forum Jadi Landasan Finalisasi RPJMD

Sebagai langkah selanjutnya, hasil diskusi dan masukan dari forum ini akan menjadi bahan penyempurnaan dalam penyusunan dokumen RPJMD sebelum dibahas lebih lanjut di DPRD dan ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.  

Dengan adanya forum ini, Pemkab Bondowoso berharap perencanaan pembangunan dapat lebih inklusif, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu mendorong pertumbuhan dan kemajuan daerah secara berkelanjutan. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat