Sambut Nuzulul Qur’an 1446 H, Perisai Diri Al Fattah Pecalongan Gelar Khotmil Qur’an dan Aksi Sosial
Bondowoso, JatimUPdate.id,- Dalam rangka menyambut Malam Nuzulul Qur’an 1446 H, Pengurus Perisai Diri Al Fattah Pecalongan menggelar serangkaian kegiatan keagamaan dan sosial pada Senin, (24/3/2025), di Desa Pecalongan, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso.
Baca Juga: Separuh Badan Jalan Ambrol, Jembatan Sentong Ditutup Total; Perbaikan Diperkirakan 8 Bulan
Acara ini meliputi Khotmil Qur’an, pembagian takjil, serta buka puasa bersama, yang diikuti oleh anggota Perisai Diri dan masyarakat sekitar.
Sebagai agenda tahunan, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, tetapi juga bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial di kalangan anggota Perisai Diri.
Kegiatan Penuh Makna dan Kebersamaan
Rangkaian acara diawali dengan Khotmil Qur’an, dilanjutkan shalat Ashar berjamaah. Setelah itu, sebanyak 700 paket takjil dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan pembekalan spiritual melalui kajian bertema "Menjadi Seorang Perisai Diri Sejati”, yang disampaikan oleh Bapak Zainul Kholid Faqih, S.Pd.I, pengurus Perisai Diri Provinsi Jawa Timur.
Materi ini menekankan pentingnya menjadikan Perisai Diri bukan sekadar bela diri, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan moral.
Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan, mempererat kebersamaan antara anggota Perisai Diri dan masyarakat.
Menanamkan Jiwa Solidaritas dan Kepedulian
Pembina Perisai Diri Al Fattah Pecalongan, Saiful Bahri, S.HI, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembentukan karakter anggota Perisai Diri agar memiliki jiwa solidaritas yang tinggi serta kebiasaan berbagi kepada sesama.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajarkan bahwa menjadi pesilat sejati bukan hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga tentang memiliki hati yang peduli dan mau berbagi dengan masyarakat," ujarnya.
Ketua Panitia, Farhan Ainul Yaqin, turut mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini.
Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat
"Bergabung di Perisai Diri bukan hanya soal latihan fisik, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini," ujar Farhan, yang akrab disapa Enol.
Apresiasi dari Masyarakat
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Mereka menilai bahwa aksi sosial yang dilakukan oleh Perisai Diri Al Fattah Pecalongan memberikan manfaat nyata sekaligus memperbaiki citra pencak silat, yang selama ini kerap dikaitkan dengan stigma negatif.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Perisai Diri Al Fattah Pecalongan berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam setiap kegiatannya. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat