Investasi Masuk Jatim Meningkat Tajam, APINDO Optimis Perekonomian Segera Bangkit

oleh : -
Investasi Masuk Jatim Meningkat Tajam, APINDO Optimis Perekonomian Segera Bangkit
Ketua Dewan Perwakilan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur, Eddy Widjanarko, pada Business and Member Gathering sekaligus Rakerprov DPP Apindo Jatim, Sabtu (6/8/2022) di Novotel Samator, Surabaya.

SURABAYA (Jatimupdate.id) - Investasi Masuk Jatim Meningkat Tajam, APINDO Optimis Perekonomian Segera Bangkit . Ketua Dewan Perwakilan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur, Eddy Widjanarko optimistis perekonomian Jatim segera bangkit dan berkembang jika melihat grafik pertumbuhan ekonomi dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satunya adalah investasi yang meningkat tajam. Pada triwulan II/2022 investasi yang masuk ke Jatim naik 69,2 persen (YoY).

”Lebih tinggi dari nasional di mana pertumbuhan investasinya di triwulan II/2022 sebesar 35,5 persen (YoY),” ujar Eddy pada Business and Member Gathering sekaligus Rakerprov DPP Apindo Jatim, Sabtu (6/8/2022) di Novotel Samator, Surabaya.

Kenaikan realisasi investasi dan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,49 persen pada semester I/2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu ini, tambahnya, memberikan optimisme bagi pengusaha bahwa Jatim pasti bangkit.

"Atas dasar itu, temu anggota Apindo ini kita lakukan untuk menyusun program kerja yang baik untuk kepentingan industri, perdagangan dan investasi di Jatim,” tuturnya dalam acara yang berlangsung selama dua hari yaitu Jumat-Sabtu (5-6/8/2022) dan dihadiri anggota Apindo serta 38 DPK (Dewan Pengurus Kota/Kabupaten) se Jawa Timur tersebut.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir dalam penutupan Business and Member Gathering DPP Apindo Jatim. ”Sinergitas yang terbangun itulah yang menjadikan investor mempercayakan investasinya di suatu daerah,” ujarnya.

Seperti disebutkan, pada kuartal II tahun ini pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,44 persen (YoY). Dari sisi pendapatan daerah, Jatim juga merupakan yang tertinggi. Data Laporan Realisasi Anggaran per 30/7/2022 pada Dirjen Keuangan Daerah kementerian Dalam Negeri menunjukkan pendapatan Pemprov Jatim sebesar Rp16,43 triliun atau yang terbesar secara nasional. Sedangkan untuk realisasi belanja merupakan tertinggi ketiga setelah Jawa Barat dan Bengkulu. 

Dari sisi neraca perdagangan. Walaupun perdagangan luar negeri di tahun lalu mengalami defisit Rp56,21 triliun, namun perdagangan daerah surplus Rp151,37 triliun sehingga total perdagangan di 2021 surplus Rp95,16 triliun.

”Saya ingin menyampaikan, 16 provinsi di Indonesia timur hampir 80 persen logistiknya disuplay dari Jatim. Selain itu dari 32 rute tol laut, 27 dari Surabaya,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga menyerahkan 5 ribu bendera merah putih secara simbolis kepada Ketua DPP Apindo Jatim untuk selanjutnya dibagikan ke seluruh Jawa Timur. Ini merupakan bagian dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di mana Pemprov Jatim membagikan 77 ribu Bendera Merah Putih gratis kepada masyarakat di Jatim. (yah)