Imam Syafi’i Sebut Cakupan Makan Bergizi Gratis Masih Jauh dari Kebutuhan

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Imam Syafi'i, dok Jatimupdate.id/roy
Imam Syafi'i, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya, JatimUPdate.id - Meski bertambah menjadi 38 sekolah, anggota Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi'i menyebut cakupan makan bergizi gratis (MBG) di kota Pahlawan masih jauh dari ideal (kebutuhan), jumlah tersebut dianggap belum sebanding dengan total sekolah dan siswa di kota ini.

Legislator NasDem itu menjabarkan, dari sisi jumlah siswa, total penerima manfaat MBG saat ini sekitar 20 ribu anak. Padahal, total siswa di Surabaya hampir 400 ribu.

“Kalau kita bicara jumlah lembaga pendidikan, dari PAUD, SD, hingga SMP, ada sekitar 3.000 sekolah. Sekarang baru 38 (Sekolah) yang dapat, artinya masih kurang banyak. Artinya, yang sudah dapat masih sangat kecil dibandingkan kebutuhan riil,” kata Imam, Kamis (3/4).

Imam menekankan pentingnya percepatan distribusi agar semakin banyak anak yang mendapatkan manfaat dari program ini. Selain itu, pemilihan sekolah penerima harus benar-benar mempertimbangkan kondisi ekonomi warganya.

Pasalnya, beber Imam, jika pola distribusi saat ini terus dipertahankan tanpa memperbaiki ketepatan sasaran, eks aktivis PMII itu meyakini banyak anak dari keluarga miskin yang seharusnya mendapat bantuan justru terabaikan.

“Jangan sampai program ini hanya berjalan saja, tapi kurang efektif dalam membantu yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya

Imam berharap Pemkot dan DPRD bisa berperan lebih besar dalam mengawal program ini.

“Kita harus pastikan program ini bukan sekadar formalitas, tapi benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata,” demikian Imam Syafi’i. (Roy)