Dorong Wisata Go Digital, Wabup Bondowoso Tinjau Pusat Megalitikum Pekauman
Bondowoso, JatimUPdate.id, – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai pilar ekonomi daerah. Salah satunya melalui digitalisasi destinasi dan rebranding potensi lokal.
Baca Juga: Disdik Bondowoso Atur Jam Belajar Ramadan 2026 Mulai 07.30 WIB
Upaya ini terlihat saat Wakil Bupati Bondowoso, As'ad Yahya Safi'i, meninjau langsung Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (PIMB) di Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Selasa (15/4/2025).
PIMB sendiri merupakan destinasi edukatif yang menampilkan berbagai peninggalan zaman batu besar (megalitikum), dan digadang-gadang sebagai salah satu ikon wisata budaya di Bondowoso.
Wabup As’ad menegaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi untuk melihat langsung potensi serta kesiapan destinasi dalam mendukung program pengembangan wisata daerah.
"Kami ingin memastikan PIMB dan destinasi lainnya siap menyambut wisatawan, baik lokal maupun internasional, lewat pendekatan yang modern dan berkelanjutan," ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi oleh Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Parbudpora, Kepala Dinas Kominfo, Kepala BPBD, dan Plt Kepala BPKAD.
Baca Juga: Pemkab Bondowoso Gandeng JAYCA, Generasi Muda Disiapkan Jadi Agen Perubahan
Wabub menyebut, penguatan sektor pariwisata akan difokuskan pada empat hal utama: rebranding, penyelenggaraan event, kenyamanan perjalanan wisata, serta digitalisasi situs wisata dan budaya.
"Kami tengah mendorong rebranding wisata Bondowoso agar lebih kompetitif. Selain itu, event-event pariwisata nasional dan internasional juga akan digelar untuk mendongkrak kunjungan," ungkapnya.
Tak hanya itu, Pemkab juga menggandeng Dinas Kominfo untuk mempercepat transformasi digital dalam promosi pariwisata.
Aplikasi dan video promosi wisata desa tengah dikembangkan untuk mendukung promosi secara luas melalui platform digital.
Baca Juga: Tak Sekadar Formalitas, BUMDes Wringin Didorong Jadi Motor Ekonomi Desa
"Bondowoso punya banyak desa wisata potensial. Dengan sentuhan teknologi, promosi akan lebih efektif dan menjangkau pasar yang lebih luas," tambah Wabup.
Pihaknya optimistis, pengembangan pariwisata berbasis digital ini tak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Jika dikelola dengan serius, sektor ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Maka, evaluasi dan kolaborasi lintas sektor terus kami lakukan," pungkasnya.
Editor : Miftahul Rachman