Halal Bihalal Sarana Jaya, Momen Syukur atas Kinerja Positif 2024

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra/Ist
Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra/Ist

JatimUpdate.id – Suasana penuh kehangatan menyelimuti acara Halal Bihalal yang digelar Perumda Pembangunan Sarana Jaya pasca Hari Raya Idulfitri 1446 H. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus bentuk rasa syukur atas pencapaian kinerja positif perusahaan sepanjang tahun 2024.

Direktur Utama Sarana Jaya, Andira Reoputra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kerja keras yang membawa perusahaan pada titik pencapaian membanggakan.

"Halal Bihalal ini menjadi ajang yang penuh makna. Selain untuk saling memaafkan, kita juga merayakan semangat kebersamaan yang telah mengantarkan Sarana Jaya mencatatkan kinerja luar biasa di tahun 2024," ujar Andira, Rabu (9/4).

Tahun 2024 menjadi tahun kebangkitan bagi Sarana Jaya. Perusahaan berhasil mencetak laba sebesar Rp27 miliar, jauh melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang ditetapkan sebesar Rp1,3 miliar. Ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2023 yang mencatatkan kerugian hingga Rp98 miliar.

Tak hanya dari sisi keuangan, pencapaian lainnya pun turut diraih. Sarana Jaya sukses menyerahkan aset Build, Operate, Transfer (BOT), mencatat cash flow yang telah diaudit, serta meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kinerja, manajemen juga tengah mengembangkan sistem manajemen kinerja berbasis data. Sistem ini akan mengukur loyalitas, kecerdasan, hingga performa kerja karyawan secara transparan dan objektif.

"Langkah ini diharapkan menjadi fondasi untuk menciptakan budaya kerja yang sehat dan berorientasi pada hasil," tambah Andira.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pengawas, Peri Umar Farouk, turut menyampaikan apresiasinya dan menegaskan pentingnya sinergi dalam menjalankan transformasi perusahaan.

“Kami dari Dewan Pengawas mendorong agar semangat perubahan ini terus dijaga. Tata kelola yang baik dan sistem kerja yang terukur akan menjadi kunci dalam mewujudkan perusahaan yang solid dan berdaya saing,” ujar Peri. (*)