Munas APEKSI di Surabaya, Komisi A: Forum Strategis Selaras Program Prabowo

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Yona Bagus Widiyatmoko, dok JatimUPdate.id/roy
Yona Bagus Widiyatmoko, dok JatimUPdate.id/roy

Surabaya, JatimUPdate.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyambut positif pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar pada 6–10 Mei 2025 di Kota Pahlawan. 

Ia menilai forum ini tidak hanya menguntungkan secara ekonomi melalui sektor pariwisata, UMKM, dan perhotelan, tapi juga membawa dampak strategis bagi posisi Surabaya secara nasional.

“Saya berharap Munas APEKSI ke VII di Surabaya berjalan lancar dan menghasilkan dampak positif bagi kota Surabaya,” ujarnya, Senin (5/5).

Yona menjelaskan, forum ini menjadi ajang penting bagi para kepala daerah membahas berbagai isu strategis pembangunan perkotaan. 

Ia juga menekankan posisi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus APEKSI.

“Dalam Munas APEKSI ada beberapa isu yang menjadi tema Munas yang dihadiri seluruh Wali Kota se-Indonesia. Kebetulan Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, merupakan Wali Kota Surabaya,” tambahnya.

Politikus Gerindra itu menyebut isu-isu yang dibahas dalam Munas APEKSI selaras dengan arah kebijakan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto. 

Menurutnya, forum ini penting untuk memperkuat kolaborasi antar-daerah menuju pembangunan berkelanjutan.

“Isu yang dibahas di Munas APEKSI tentu linear dengan apa yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Yona menekankan pentingnya agar Munas APEKSI tidak berhenti pada tataran seremonial. 

Ia berharap forum ini menghasilkan kebijakan yang aplikatif untuk diterapkan di masing-masing daerah.

“Kami ucapkan selamat Munas APEKSI di Surabaya, semoga menghasilkan forum yang terbaik bagi bangsa dan daerahnya masing-masing pasca Munas,” demikian Yona Bagus Widyatmoko. 

Acara bergengsi ini akan dihadiri oleh 98 Wali Kota dari seluruh Indonesia dan dijadwalkan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Roy)