Jelang OSN Kabupaten, Ratusan Pelajar SD/MI di Bondowoso Ikuti Simulasi

Reporter : -
Jelang OSN Kabupaten, Ratusan Pelajar SD/MI di Bondowoso Ikuti Simulasi
Dalam rangka persiapan menghadapi kompetisi resmi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 tingkat kabupaten, panitia OSN jenjang SD/MI Kabupaten Bondowoso menggelar simulasi selama dua hari, Selasa–Rabu, (3–4 Juni 2025).

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Sebagai persiapan menghadapi kompetisi resmi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 tingkat kabupaten, panitia OSN jenjang SD/MI Kabupaten Bondowoso menggelar simulasi selama dua hari, Selasa–Rabu, (3–4 Juni 2025).

Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Kegiatan dipusatkan di Gedung Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso.

Simulasi ini diikuti oleh lima peserta terbaik dari masing-masing kecamatan. Total ada 323 peserta dari 23 kecamatan yang ambil bagian, terbagi dalam tiga bidang lomba: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan 109 peserta, Matematika 106 peserta, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 108 peserta.

Hari pertama diisi dengan simulasi pelajaran IPA, sementara hari kedua dilanjutkan untuk bidang Matematika dan IPS.

Ketua Panitia, Catur, mengatakan simulasi ini penting sebagai bekal awal peserta. "Tujuannya untuk membiasakan peserta dengan sistem dan materi yang akan dihadapi. Harapannya mereka lebih siap, baik secara teknis maupun mental," jelasnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Dewi Rahayu, dalam sambutannya menegaskan bahwa peserta adalah juara-juara tingkat kecamatan yang akan diseleksi kembali untuk mewakili kabupaten.

"Peserta hari ini adalah para juara kecamatan. Nanti akan dipilih lima terbaik di tiap bidang untuk maju ke OSN tingkat provinsi," terang Dewi Rahayu.

Ia juga mengajak peserta memanfaatkan forum ini untuk belajar dan memperkuat mental berkompetisi.

“Terus belajar dan jangan berhenti. Forum ini bukan sekadar lomba, tapi kesempatan untuk menambah pengalaman dan memperluas wawasan,” tambahnya.

Baca Juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

Dewi menyampaikan optimismenya terhadap generasi muda Bondowoso.

“Kami bangga. Anak-anak ini calon dokter, perawat, bidan, apoteker. Jadi kami para orang tua tak khawatir, karena ada bibit-bibit kesehatan di sini,” ucapnya, Selasa (3/6/2025).

Tak hanya itu, ia menekankan bahwa keberhasilan tidak cukup dengan kecerdasan intelektual semata.

"Kecerdasan spiritual juga penting. Harus rajin berdoa. Tak ada keberhasilan tanpa doa yang tulus," pesannya.

Dewi juga berpesan agar anak-anak tidak sombong dan terus belajar dari siapa pun.

Baca Juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya

"Jadikan siapa pun sebagai guru. Jangan riya, jangan sombong. Lebih banyak mendengar untuk memperkaya pengetahuan. Saya yakin anak-anak di sini adalah yang terbaik dan pasti bisa," katanya.

Salah satu peserta, M. Ihsan Al Fatih dari SD Plus Al Ishlah Bondowoso, yang merupakan juara 1 IPA tingkat Kecamatan Grujugan, mengaku antusias mengikuti simulasi ini.

“Senang bisa ikut simulasi ini karena bisa menambah pengalaman dan belajar soal-soal yang lebih menantang. Saya ingin terus belajar agar bisa lolos ke tingkat provinsi,” ujar Ihsan.

Adapun kompetisi resmi OSN tingkat Kabupaten Bondowoso dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Juni 2025. Dari ajang ini, lima peserta terbaik dari tiap bidang akan dipilih untuk mewakili Bondowoso di tingkat provinsi.

Di akhir sambutannya, Dewi Rahayu menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat