Deretan Tokoh Nasional Ucapkan Selamat atas Pengukuhan Prof. Ermanto Fahamsyah sebagai Guru Besar Hukum Ekonomi

Reporter : -
Deretan Tokoh Nasional Ucapkan Selamat atas Pengukuhan Prof. Ermanto Fahamsyah sebagai Guru Besar Hukum Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan atas pengukuhan Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, S.H., M.H.

 


Jember, JatimUPdate.id - Suasana haru dan bangga menyelimuti pengukuhan Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, S.H., M.H. sebagai Guru Besar dalam bidang Hukum Ekonomi di Fakultas Hukum Universitas Jember, pada Sabtu (05/07/2025).

Baca Juga: Ekonomi yang Merasa Paling Benar, Ketika Ilmu yang Mengaku Netral Ikut Merusak Demokrasi

Pengukuhan ini mendapat sambutan hangat dari berbagai tokoh penting nasional, mulai dari menteri, duta besar, pejabat tinggi negara, hingga pelaku industri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan atas pengukuhan Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, S.H., M.H. Airlangga menyampaikan bahwa pemikiran-pemikiran Prof. Ermanto akan memberikan kontribusi bagi perumusan regulasi di Indonesia.

“Saya percaya pemikiran-pemikiran prof. Ermanto akan memberikan kontribusi signifikan bagi perumusan regulasi yang lebih adaptif, visioner di tengah dinamika ekonomi global. Selamat kepada prof. Ermanto, dan teruslah menjadi pilar keilmuan, inspirasi bagi generasi penerus bangsa” ucap Airlangga.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, yang menaruh harapan pada Prof. Ermanto dalam memperjuangkan regulasi hukum yang berpihak pada pelaku UMKM.

“Saya percaya Prof. Ermanto dapat terus berkontribusi dalam membangun kebijakan hukum yang responsif terhadap kebutuhan UMKM demi terwujudnya ekosistem usaha yang adil dan inklusif.” ucap Menteri UMKM Maman.

Kemudian dari Menteri perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Pembangunan Nasional dan Menteri Perdagangan Budi Santoso turut memberikan selamat.

Mereka menekankan pentingnya peran akademisi seperti Prof. Ermanto dalam menjembatani kolaborasi kementerian dan dunia akademik untuk mewujudkan kebijakan dan kebutuhan masyarakat untuk mendukung pembangunan nasional Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian akademik yang diperoleh Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah.

Luhut mengenang kiprah Prof. Ermanto yang tak asing dalam berbagai forum strategis nasional, mulai dari penyusunan regulasi di sektor kelapa sawit, pengembangan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), hingga keterlibatannya sebagai penasihat di sejumlah lembaga pemerintahan.

Menurutnya, Indonesia hari ini sangat membutuhkan lebih banyak figur seperti Prof. Ermanto, khususnya dalam menghadapi tantangan tata kelola sektor perkebunan yang kompleks dan dinamis.

“Indonesia hari ini sangat membutuhkan lebih banyak figur seperti Beliau dalam penatakelolaan perkebunan Indonesia. Sekali lagi selamat atas pengangkatan Anda dan saya doakan gunakan ilmu Anda untuk membantu negeri kita tercinta ini.,” ujar Luhut.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyambut pengukuhan ini sebagai angin segar bagi jutaan pelaku UMKM di Indonesia.

“Ini adalah sebuah pencapaian yang luar biasa sekaligus harapan baru bagi penguatan hukum yang berpihak pada jutaan pengusaha UMKM di tanah air.” ujar Maman.

Menurutnya, ekosistem usaha yang adil dan inklusif hanya akan terwujud jika ditopang oleh kerangka hukum ekonomi yang responsif terhadap kebutuhan UMKM, sehingga akademisi seperti Prof. Ermanto dapat terus berkontribusi.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa pengukuhan ini selaras dengan agenda besar pembangunan nasional.

“Selamat kepada Prof. Ermanto, semoga terus berkarya nyata dalam menjembatani ilmu kebutuhan dan kebijakan publik dan kali ini kita sangat membutuhkan keahliannya untuk mendukung pembangunan nasional Indonesia menuju indonesia emas 2045” ujarnya.

Tak ketinggalan, Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, turut menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian Prof. Ermanto. Ia menilai sinergi antara Kemendag dan dunia akademik perlu diperkuat demi menciptakan kebijakan perdagangan yang berkelanjutan.

“Saya berharap kolaborasi antar Kemendag dan dunia akademik dapat semakin kuat dengan karya-karya yang dihasilkan beliau.” ujar Budi Santoso.

Wakil Ketua Mahkamah Agung RI bidang Non-Yudisial, Suharto, S.H., M.H., yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni Universitas Jember, menyampaikan kebanggaannya atas capaian yang diraih Prof. Ermanto.

“Saya berharap Beliau selalu memaparkan manfaat, kebaikan, dan mengamalkan ilmu pengetahuannya bagi kemajuan Universitas Jember. Saya juga berharap dengan pencapaian ini Prof. Hermanto akan terus menjadi sumber inspirasi dan mitra strategis bagi lembaga peradilan dalam meningkatkan kualitas hukum dan keadilan di Indonesia.” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara, Bambang Eko Suhariyanto, juga menyampaikan apresiasi sebagai sesama alumni Fakultas Hukum Universitas Jember. Ia menilai pengukuhan ini merupakan pengakuan atas dedikasi akademik sekaligus simbol harapan untuk kemajuan ilmu hukum ekonomi nasional.

“Semoga Prof. Hermanto dapat terus berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa dan membangun sistem hukum ekonomi yang berkeadilan. Sekali lagi, selamat dan sukses untuk Prof. Dr. Hermanto Pahamsa. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar lagi bagi kemajuan Indonesia.” ujarnya.

Dari Kementerian Luar Negeri, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, S.H., LL.M., memberikan ucapan singkat namun sarat makna. Ia berharap agar Prof. Ermanto terus menyumbangkan pemikiran dan karya akademik yang relevan dengan tantangan masa depan.

“Semoga Prof. Fahamsyah dapat terus berkontribusi melalui pemikiran dan karya akademiknya di masa depan.” ucap Arif.

Wakil Menteri Transmigrasi RI, Drh. Viva Yoga Mauladi, M.Si., memaknai pengukuhan ini sebagai momentum penguatan intelektual untuk pengabdian kepada bangsa.

“Selamat atas pengukuhan guru besar Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah SH., MH untuk hukum ekonomi dengan harapan terus membangun kekuatan intelektual dalam rangka berbakti, beramal, mengabdi bagi nusa dan bangsa. Selamat, Prof. Semoga terus sehat dan berjuang terus untuk masyarakat bangsa dan negara.” tegasnya.

Tak kalah penting, apresiasi juga datang dari dunia keuangan. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar Prof. Ermanto terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu, kebijakan dan ekonomi nasional.

“Semoga terus memberikan kontribusi dan sumbangsi bagi pengembangan ilmu, kebijakan, dan perekonomian Indonesia," pungkas Mahendra.8

Kemudian juga dari Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Dr. Ir. M. Fanshurullah Asa, S.T., MT., IPU., menyampaikan ucapan selamat sekaligus keyakinan bahwa pengukuhan ini akan memperluas kontribusi Prof. Ermanto bagi bangsa.

“Saya yakin dengan jabatan dan prestasi yang dicapai menjadi Guru Besar, kontribusi beliau akan lebih banyak lagi bermanfaat bagi bangsa dan negara.” ujarnya.

Baca Juga: Peluang Reaktivasi Jalur KA Bondowoso Menguat, BTP Surabaya Lakukan SID Kalisat–Panarukan

Dari dunia diplomasi, Duta Besar RI untuk Kerajaan Belgia, Keharyapatihan Luksemburg, dan Uni Eropa, Dr. Andri Hadi, S.H., LL.M., memuji Prof. Ermanto sebagai sahabat sekaligus mitra pemikir strategis dalam konteks hukum internasional.

“Semoga Prof. Ermanto terus aktif memperkaya wacana hukum internasional dan menjadi mitra yang andal dalam penguatan posisi Indonesia secara global. Selamat dan teruslah berkarya untuk bangsa dan negara yang kita cintai bersama ini dan salam hangat dari Belgia.” ungkapnya dari Belgia.

Pujian senada datang dari Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia, Dr. Teuku Faizasyah, yang menyoroti peran hukum ekonomi dalam menjembatani antara dinamika global dan prinsip keberlanjutan.

“Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan dinamika perdagangan internasional, hukum ekonomi menjadi salah satu instrumen penting dalam menjembatani antara kepentingan ekonomi dengan prinsip keberlanjutan dan keadilan.” ucapnya dari KBRI Oslo.

Sementara itu, dari Senayan, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, turut mengucapkan selamat dan mendoakan agar ilmu yang dikembangkan Prof. Ermanto dapat bermanfaat secara luas.

“Semoga ilmu yang didapatkan, dapat diaplikasikan untuk kepentingan bangsa, negara, masyarakat serta keluarga.” ungkapnya singkat namun penuh makna.

Selain itu, suara dari gedung Senayan, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, S.H., M.H., menyampaikan refleksi mendalam atas peran strategis hukum ekonomi dalam tata kelola nasional.

“Hukum ekonomi memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga dunia usaha, kepentingan konsumen maupun pangan nasional kita. Dan dengan dikukuhkannya Prof. Ermanto Fahamsyah, tentu bukan sekedar kabar baik bagi dunia akademik di Universitas Jember, namun juga dalam menata arah pembangunan hukum nasional kita.” tegas Sonny, yang pernah duduk di Komisi VI dan IV DPR RI.

Dari institusi penegak hukum, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Dr. Reda Mantovani, S.H., LL.M., menyampaikan selamat dengan nada penuh semangat.

“Saya Prof. Dr. Reda Mantovani, S.H., LL.M, selaku Jaksa Agung Muda, bidang intelijen, mengucapkan selamat atas pengukuhan Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, SH., M.H, sebagai guru besar bidang hukum ekonomi.” ucapnya.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Prof. (H.C.) Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M., menyoroti jejak akademik dan kontribusi riset Prof. Ermanto yang nilainya sangat strategis dalam mendukung proses legislasi dan rujukan penting bagi praktisi hukum.

“Rekam jejak akademik serta kontribusi riset yang inovatif dari Prof. Ermanto menjadi rujukan penting bagi praktisi hukum dan pembuat kebijakan. Saya berharap Prof. Ermanto akan terus bersinergi dengan kejaksaan dan institusi pemerintah lainnya untuk pengurusan kebijakan yang lebih adaptif serta solusi hukum yang efektif.” tegasnya.

Kemudian, Dr. Musdhalifah Machmud, Deputi Sekretaris Jenderal Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC), menyampaikan harapan besar pada kontribusi Prof. Ermanto dalam membangun sistem hukum agribisnis yang adil dan berkelanjutan.

“Semoga pemikiran dan dedikasi Prof. Ermanto akan menjadi landasan untuk menciptakan lingkungan bisnis yang adil dan berkelanjutan.” ucapnya.

Pujian juga datang dari sektor pangan. Dr. Ir. Kasan, M.M., Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan, menekankan harapan akan karya pemikiran Prof. Ermanto agar terus menginspirasi.

‘Semoga karya dan pemikiran Prof. Hermanto terus menginspirasi serta mengukuh kolaborasi antara akademisi, pemerintahan, dan para pelaku sektor pangan demi kesejahteraan bangsa.” harapnya.

Baca Juga: In Memoriam Profesor Bustami Rahman (3): Kegelisahan Akan Peradaban

Kemudian dari sektor energi, Dr. Ir. Dadan Kusdiana, M.Sc., Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyatakan optimismenya terhadap kontribusi Prof. Ermanto dalam merumuskan regulasi yang relevan dengan tuntutan global, termasuk transisi energi bersih.

“Dengan kompetensi dan integritasnya, kami berharap Prof. Ermanto dapat memperkuat sinergi kolaborasi antara akademisi dan pemerintah dalam merancang regulasi yang adaptif terhadap dinamika pasar global dan mencapai komitmen energi bersih Indonesia. Semoga Prof. Ermanto terus memberikan pemikiran inovatif dan menjadi mitra strategis Kementerian dalam mengoptimalkan potensi energi nasional demi keberlanjutan dan kesejahteraan rakyat.” Ucap Dadan.

Heru Tri Widarto, S.Si., M.Sc., Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, menyampaikan bahwa Prof. Ermanto adalah sosok strategis dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah bidang perkebunan dan pertanian.

“Kami tentu berharap kolaborasi antara ruang akademik dengan Kementerian Pertanian dalam lalini Direktorat Jenderal Perkebunan, melalui kehadiran beliau sebagai mitra kami dapat terus memperkuat pembangunan subsektor perkebunan. Semoga Prof. Ermanto terus melahirkan inovasi pemikiran dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk hukum dan pertanian Indonesia yang lebih baik.” ujarnya.

Senada dengan itu, Ir. Putu Juli Ardika, M.A., Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, menyebut Prof. Ermanto sebagai sosok yang mampu memperkuat fondasi hukum ekonomi demi kemajuan industri agro nasional.

“Selamat Pak Hermanto teruskan menginspirasi dan memperkuat fondasi hukum ekonomi demi kemajuan industri agro dan pembangunan Indonesia.” tuturnya.

Apresiasi khusus juga datang dari Prof. Bungaran Saragih, Ph.D., Menteri Pertanian RI periode 2000–2004, yang menilai keahlian Prof. Ermanto sangat dibutuhkan bangsa, terutama dalam membangun sistem agribisnis yang berkelanjutan dan adil.

“Keahlian Anda sangat dibutuhkan oleh bangsa negara, khususnya di bidang pembangunan sistem dan usaha bisnis. Sekali lagi, saya mengucapkan selamat dan semoga Anda sukses melayani pendidikan tinggi dan melayani pembangunan bangsa dan negara kita ini, khususnya di bidang sistem dan usaha agribisnis yang berkelanjutan dan berkeadilan.” ungkapnya penuh harap.

Kemudian dari dunia industri sawit, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono, menilai kontribusi Prof. Ermanto akan sangat berdampak dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan industri dan integritas hukum.

“Saya yakin Prof. Ermanto akan terus memberikan kontribusi pemikiran strategis yang mampu mendorong kemajuan industri sekaligus menjaga integritas hukum di Indonesia. Selamat dan sukses selalu untuk Prof. Ermanto dalam perjalanan ilmiah dan pengabdiannya bagi bangsa,” ujar Eddy.

Sementara itu, dari Kantor komunikasi pemerintahan, Prita Laura, S.H. menilai Prof. Ermanto sebagai sosok akademisi dengan kontribusi luar biasa dalam bidang hukum ekonomi yang sangat relevan dengan dinamika nasional saat ini.

“Saya mengucapkan selamat atas pengukuhan kepada Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah SH., MH. yang telah berkontribusi dengan sangat luar biasa pada satu keilmuan yang amat-sangat penting, yaitu hukum ekonomi. Terus berkarya kepada Prof. Ermanto, terutama dibutuhkan karya-karyanya bagi Indonesia dan juga segala perkembangan dinamikanya ke depan sangat dibutuhkan.” kata Prita.

Pengukuhan Prof.Dr.ErmantoFahamsyah sebagai GuruBesar HukumEkonomi tak sekadar menambah deret panjang akademisi bergelar profesor di UniversitasJember.

Serentetan ucapan selamat dari para pemangku kepentingan mulai pejabat tinggi negara, diplomat, penegak hukum, hingga pelaku industri menegaskan betapa strategisnya peran ilmu hukum ekonomi di tengah transformasi nasional menuju IndonesiaEmas2045.

Lewat rekam jejak riset dan keterlibatan langsung dalam perumusan berbagai regulasi, Prof.Ermanto diharapkan menjadi jembatan kokoh antara dunia akademik dan pembuat kebijakan, memastikan setiap keputusan ekonomi berpijak pada prinsip keadilan, keberanjutan, dan inklusivitas.

Komitmen ini selaras dengan tantangan global dari ketahanan pangan, transisi energi bersih, hingga tata kelola industri sawit yang menuntut kerangka hukum adaptif dan visioner. (Abdul Muhyi/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat