Monev Pembangunan Desa Sumberputih: Tinjauan Menyeluruh atas Proyek Infrastruktur Strategis

Reporter : -
Monev Pembangunan Desa Sumberputih: Tinjauan Menyeluruh atas Proyek Infrastruktur Strategis
Suasana kegiatan monev kegiatan Dana Desa di Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto TPP Wajak For JatimUPdate.id).


Wajak, Malang, JatimUPdate.id – Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembangunan desa yang difokuskan pada proyek infrastruktur utama.

Kegiatan ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana, memenuhi standar teknis, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Wabup Malang Apresiasi Peran Strategis GP Ansor

Monev ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pembangunan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Dengan kehadiran pemerintah desa, tim pendamping desa, serta perangkat desa lainnya, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama untuk mengawal kemajuan Desa Sumberputih sebagai salah satu desa potensial di lereng Gunung Semeru.

Desa Sumberputih merupakan desa dengan potensi pertanian, peternakan, dan sumber daya alam yang menjanjikan. Meski demikian, keterbatasan infrastruktur masih menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Desa Sumberputih bersama tim pendamping desa memanfaatkan Dana Desa tahun anggaran 2024 untuk melaksanakan berbagai program pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur dasar.

Monitoring dan evaluasi dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan agar setiap proyek berjalan tepat sasaran dan mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

Proyek Infrastruktur yang Ditinjau
Kegiatan Monev ini mencakup peninjauan proyek strategis yang sedang berjalan di Desa Sumberputih, meliputi:

Rabat Jalan Beton – Pembangunan jalan dengan beton bertulang yang lebih kokoh untuk memperbaiki akses antarwilayah desa. Proyek ini diharapkan mempermudah transportasi warga, mendukung distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan konektivitas antar dusun.

Lapen (Lapis Penetrasi) – Pengerjaan jalan lapen di beberapa titik penting yang menjadi akses utama masyarakat untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Drainase Jalan Desa – Perbaikan dan pembangunan saluran drainase guna mengurangi risiko banjir, menjaga ketahanan jalan, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Gorong-gorong Plat Deker – Pembangunan fasilitas drainase penunjang untuk memastikan kelancaran aliran air di jalan-jalan utama desa.

TPT Skur (Tembok Penahan Tanah) – Infrastruktur pelindung untuk mencegah longsor, khususnya di daerah rawan bencana di sekitar perbukitan.

Jambanisasi – Penyediaan fasilitas sanitasi yang layak bagi warga desa, sebagai langkah mendukung kesehatan masyarakat dan mencegah penyakit berbasis lingkungan.

Peningkatan Jalan Lingkungan – Perbaikan akses jalan di lingkungan permukiman agar memudahkan mobilitas warga dan mempercepat roda perekonomian lokal.

Kegiatan Monev ini dihadiri oleh pihak-pihak yang berperan penting dalam pembangunan desa, antara lain:
Pemerintah Desa Sumberputih: Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan perangkat desa.

Pendamping Desa Kecamatan Wajak yang terdiri atas Zainul Abidin, Koordinator Kecamatan (Korcam), Ruris Dawara, Pendamping Desa Teknis Infrastruktur (PDTI), Dewi Zulaikhah, Pendamping Desa (PD), Wiji Lestari, Pendamping Lokal Desa (PLD)

"Kehadiran tim pendamping desa menegaskan pentingnya sinergi antar pihak dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana," kata Zainul kepada Redaksi JatimUPdate.id pada Kamis (07/08/2025).

Tujuan Monitoring dan Evaluasi

Secara khusus, Zainul menjelaskan bahwa adapun tujuan pelaksanaan Monev ini meliputi:

Memantau kemajuan proyek infrastruktur yang sedang berjalan di lapangan.
Menilai kualitas hasil pekerjaan apakah sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar perencanaan.

Mengidentifikasi hambatan atau kendala yang mengganggu jalannya pembangunan.

Memberikan rekomendasi perbaikan untuk mempercepat pelaksanaan dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat.

Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur desa.

Baca Juga: Musorkablub KONI Malang 2026: Pemilihan Ketua Umum Berlangsung Panas, Protes Mewarnai Pemilihan Ketua

Proses Monitoring

Sementara itu, Zainul menyebutkan bahwa kegiatan diawali dengan rapat koordinasi di Balai Desa Sumberputih, di mana Kepala Desa memaparkan progres pembangunan yang telah dilakukan.

Dalam sesi ini, tim pendamping desa memberikan evaluasi administratif sekaligus menyampaikan arahan teknis.

Setelah rapat koordinasi, tim Monev meninjau langsung lokasi-lokasi pembangunan.

Beberapa temuan penting di antaranya:
Rabat jalan beton yang telah selesai, kini mempermudah mobilitas warga antar dusun.

Pembangunan lapen di sejumlah titik dinilai telah meningkatkan konektivitas jalan lingkungan.

Drainase desa dan gorong-gorong plat deker terbukti efektif mengurangi genangan air saat hujan deras.

TPT skur memberikan perlindungan nyata terhadap area yang rawan longsor.

Program jambanisasi disambut positif warga karena meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan sanitasi.

Secara khusus, Tim Monev juga mencatat adanya kebutuhan untuk mempercepat beberapa pekerjaan yang masih berjalan agar selesai sesuai jadwal.

Hasil Monitoring

Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, pembangunan infrastruktur Desa Sumberputih dinilai telah berjalan sesuai dengan target perencanaan.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Mahasiswa UNITRI Berdayakan Desa Jombok

Namun, beberapa rekomendasi teknis disampaikan oleh tim pendamping desa untuk menjaga kualitas hasil pembangunan, termasuk perbaikan minor pada beberapa saluran drainase dan penguatan TPT di beberapa titik tertentu.

Selain itu, masyarakat desa didorong untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga infrastruktur yang sudah dibangun, terutama terkait kebersihan saluran drainase dan pemeliharaan jalan lingkungan.

Rekomendasi

Dari hasil Monev, tim pendamping desa memberikan rekomendasi sebagai berikut:

Memperkuat pengawasan teknis pada proyek-proyek yang masih berjalan.
Meningkatkan koordinasi antara pemdes dan pendamping desa untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.

Mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemeliharaan infrastruktur.

Meningkatkan dokumentasi administrasi pembangunan sebagai bagian dari pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa.

Mengantisipasi kendala teknis lebih awal agar tidak menghambat penyelesaian proyek.

"Kegiatan Monev Pembangunan Desa Sumberputih pada Rabu, 6 Agustus 2025 berlangsung dengan baik. Hasil Monev menunjukkan bahwa pemerintah desa dan tim pendamping desa telah bekerja sama secara efektif untuk mengawal pembangunan," kata Zainul.

Zainul menambahkan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh proyek dapat diselesaikan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Monev ini juga menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan Dana Desa di Desa Sumberputih dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan," kata Zainul didampingi oleh Tim TPP Kec. Wajak yang terdiri atas Ruris Dawara, Pendamping Desa Teknis Infrastruktur (PDTI), Dewi Zulaikhah, Pendamping Desa (PD),  dan Wiji Lestari, Pendamping Lokal Desa (PLD). (dek/fiq/yh).

Editor : Yuris. T. Hidayat