Ilustrasi Pilkada Sidoarjo 2020 (sumber: twitter @kpukabsidoarjo)

SIDOARJO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo terus bergerak untuk bisa mencapai target partisipasi pemilih 77,5 persen. Salah satunya dengan sosialisasi ke Desa-desa terpencil di Sidoarjo.

Seperti yang dilakukan rombongan komisioner KPU Sidoarjo Sabtu (21/11/2020) lalu. Mereka berkunjung ke Dusun Kepetingan Desa Sawohan Kecamatan Buduran.

Dalam kesempatan itu, Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sosdiklih, SDM, dan Parmas, Fauzan Adim mengajak kepada warga agar mau menggunakan hak suaranya pada 9 Desember mendatang. 

"Salah satu asas dari pemilu itu adalah berdaulat artinya masyarakat memberikan hak pilihnya tanpa ada paksaan dari orang lain jadi memberikan hak pilihnya itu murni karena kemauan sendiri,” terangnya, Senin (23/11/2020)

Fauzan berharap partisipasi di desa terpencil tersebut bisa mencapai 100 persen. Menurutnya, satu suara penduduk Sidoarjo memiliki peranan penting dalam perolehan suara di Pilkada Sidoarjo. Karena itu, suara masyarakat harus diamankan.

Lokasi desa yang terpencil juga diharapkan bukan sampai menjadi alasan rendahnya partisipasi memilih. Nantinya, KPU juga telah mempersiapkan TPS bagi warga yang ada di lokasi itu. Sehingga warga tetap bisa memilih pada 9 Desember mendatang.

Tak hanya itu, Fauzan juga mengingatkan jika proses pemungutan suara pada 9 Desember nanti bakal dijamin aman. KPU telah menyiapkan 12 hal baru guna penyesuaian protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Diantaranya: pemilih wajib memakai masker, ada pengecekan suhu sebelum masuk Tempat Pemungutan Suara (TPS), bilik khusus pemilih bersuhu badan tinggi, penyediaan sarung tangan plastik, penyemprotan desinfectan secara berkala, hingga mengganti tinta celup ke tinta tetes.

Berita Terkait