Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi AMI, Emil Dardak Ingatkan Warga Tak Terprovokasi Hoaks
Surabaya,JatimUPdate.id – Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar Sholawat dan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus doa bersama untuk keamanan Surabaya dan Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Serambi Ampel, Jalan Pegirian, Surabaya, dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah.
Baca Juga: Ketua AMI: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran Hadirkan Arah Baru untuk Indonesia
Acara dimulai pukul 20.00 WIB, diawali lantunan hadrah Majelis At-Taufiq Sampang dan tausiyah Gus Khoiron Zaini.
Sejumlah tokoh hadir, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fatoni, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmiko.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat, serta Kapolsek Semampir AKP Herry Iswanto. Turut hadir pula alim ulama, habaib, tokoh agama, dan 20 anak yatim dari Riyadul Muslimin Surabaya.
Wakil Gubernur Emil Dardak mengapresiasi AMI atas inisiatif mempererat persatuan lewat peringatan Maulid Nabi.
Baca Juga: MWCNU Paiton Gelar Maulid Nabi, Perkuat Kecintaan Umat pada Rasulull
“Mari kita bersama menjaga kondusifitas di Surabaya dan Jawa Timur. Jangan mudah terprovokasi isu yang belum jelas kebenarannya,” tegas Emil.
Senada, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan pentingnya menjaga harmoni antar warga.
“Surabaya adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan isu atau berita tidak jelas memecah belah persatuan. Mari kita rawat kedamaian demi Surabaya tercinta,” ujarnya.
Baca Juga: Ponpes Al Fattah Gelar Kirab Maulid Nabi bersamaan Pembukaan PKKMB Universitas Billfath
Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, menyebut kegiatan ini tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di Surabaya maupun Jawa Timur.
“Kami berterima kasih atas kehadiran semua pihak. Mari kita jaga Surabaya tetap aman, damai, dan kondusif,” kata Baihaki. (*Roy)
Editor : Miftahul Rachman