Soal Program Revitalisasi Sekolah di Madura, Ini Respons Aliansi Madura Indonesia 

avatar Ibrahim
  • URL berhasil dicopy
Baihaki Akbar, dok istimewa
Baihaki Akbar, dok istimewa

Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Aliansi Madura Indonesia (AMI) Baihaki Akbar mendukung program revitalisasi sekolah di Pulau Madura yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Kami menganggap program tersebut sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas SDM melalui penguatan sektor pendidikan," kata Baihaki, melalui keterangannya yang diterima, Rabu (11/3).

Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan mengalokasikan anggaran puluhan miliar untuk revitalisasi puluhan sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB di empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Baihaki menganggap langkah tersebut merupakan komitmen Pemprov Jatim memperkuat kualitas pendidikan di Madura yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

"Program revitalisasi sekolah di Madura ini adalah langkah yang sangat positif. Kami dari AMI mendukung penuh kebijakan ini karena pendidikan adalah kunci utama meningkatkan kualitas generasi muda Madura," ujarnya.

AMI juga mengapresiasi Kepala Dinas Pendidikan !Dispendik) Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai.

AMI menganggap kepala Dispendik Jatim serius mendorong percepatan pembangunan sektor pendidikan, khususnya di wilayah Madura.

Menurutnya, berbagai program yang digulirkan Dispendik Jatim tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur sekolah.

Namun juga pada peningkatan kualitas pembelajaran serta akses pendidikan yang lebih merata.

"AMI mengapresiasi kinerja Kadis Pendidikan Jatim yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur, termasuk di Madura. Revitalisasi sekolah ini tentu akan memberikan dampak besar bagi kenyamanan belajar siswa serta peningkatan kualitas pendidikan," tambahnya.

AMI berharap program revitalisasi tersebut dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas lulusan sekolah di Madura.

"Serta membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," jelasnya.

Selain itu, AMI juga mendorong agar program peningkatan kualitas pendidikan di Madura dapat terus berkelanjutan, melalui pembangunan sarana pendidikan, peningkatan kualitas tenaga pengajar.

Pun penguatan program pendidikan berbasis kompetensi.

"Jika pendidikan di Madura terus diperkuat, maka ke depan kita akan melihat lahirnya generasi Madura yang lebih unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi besar bagi pembangunan daerah maupun nasional," urai Baihaki Akbar. (Roy)

Opini

Biar Tekor Asal Kesohor

    Oleh Khudori Pengamat Komoditas Pangan, Junalis Senior     Jakarta, JatimUPdate.id - SEJARAH baru perberasan Tanah Air kembali terukir. Bertempat di g