Pembahasan KUA PPAS Belum Pasti, Anggota Dewan Sumenep Desak Percepat Pembahasan APBD-P

oleh : -
Pembahasan KUA PPAS Belum Pasti, Anggota Dewan Sumenep Desak Percepat Pembahasan APBD-P
Anggota Komisi II Masdawi menyayangkan KUA PPAS APBD P tidak dibahas tepat waktu.

SUMENEP (Jatimupdate.id) - Pembahasan KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) untuk APBD P 2022 (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan) belum ada kepastian. Sedangkan, saat ini sudah memasuki akhir bulan Agustus.

Sesuai PP nomor 12/2019 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, pembahasan KUA PPAS paling lambat dilakukan pada awal bulan Agustus. Namun, hal itu belum dilakukan oleh DPRD Kabupaten Samunep.

Kabarnya, Bamus (Badan Musyawarah) DPRD sudah menetapkan jadwal terkait pembahasan KUA PPAS. Namun, desas-desus yang beredar, pembahasan KUA PPAS belum dilaksanakan karena eksekutif belum menyelesaikan draf pembahasan.

Anggota Komisi II Masdawi menyayangkan KUA PPAS APBD P tidak dibahas tepat waktu. Padahal, Bamus sudah membuat jadwal pembahasnnya.

“Kami sudah ada jadwal pembahasan ini (KUA PPAS, red), tapi belum bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Masdawi juga mengatakan pembahasan KUA PPAS yang seharusnya dimulai awal bulan Agustus bisa saja molor hingga bulan Oktober.

“Kalau belum dibahas sekarang, ini sudah terbilang lambat dan bisa saja akan molor hingga Oktober nanti,” tegasnya.

Menurut Masdawi, apabila pembahasan KUA PPAS dilakukan pada bulan Oktober dan dilanjutkan dengan pembahasan raperda APBD P, maka pengesahannya bisa saja dilakukan pada bulan November, sehingga waktu untuk merealisasikan programnya agak sempit.

“Jadi, dalam pelaksanaan kegiatan juga nantinya mepet, waktunya cukup sempit untuk merealisasikan program,” ungkapnya.

Untuk itu, agar proses yang berkaitan dengan kegiatan tersebut tidak tersendat, pihaknya meminta supaya pembahasan terkait APBD P segera dituntaskan dan dipercepat.

“Kami mendesak untuk segera dilakukan pembahasan. Lebih cepat tentu lebih baik,” tuturnya.

Pihaknya juga mempertanyakan kepada pimpinan dewan terkait pembahasan KUA PPAS yang tidak dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah dibahas.

“Ikhtiar melakukan pembahasan sesuai jadwal tentu bagus, tapi ternyata drafnya belum selesai. Akhirnya kegiatan lain jadi abai akibat jadwal itu,” tutupnya. (FJF)