SURABAYA - Aksi menolak kedatangan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Jawa Timur di Surabaya sempat diwarnai adu jotos.

Selain itu, insiden berdarah juga terjadi. Kejadian itu setelah beberapa saat aksi digelar. Terdapat kelompok yang tiba-tiba mencopot spanduk yang menempel di Taman Apsari yang lokasinya tidak jauh dari massa.

Pantauan di lokasi, terdengar suara salah satu orang yang berteriak kemudian memicu ketegangan. Salah satu orang dari massa aksi tiba-tiba jatuh dan dikeroyok. Ia sampai diinjak-injak dan mendapat tendangan.

Saat itu, ia diteriaki karena telah memukul seseorang dari kelompok yang diduga melakukan pencopotan spanduk.

Kemudian, beberapa saat aparat kepolisian mencoba melerai pertikaian tersebut. Namun dari massa yang merasa kawannya dipukul hingga berdarah berteriak terus menerus.

"Botak yang mukul, botak yang mukul. Berdarah pak berdarah," teriaknya sambil menuding orang yang memukul.

Bahkan pria tersebut sampai berteriak kafir karena simbol kaus yang dipakai orang yang memukul kawannya tersebut.

"Kafir itu, kafir yang memukul tadi," tambahnya.

Aparat penegak hukum yang berjaga kemudian meminta mereka untuk membubarkan diri. Mereka menduga kericuhan itu akibat ada yang memprovokasi.

Reporter: M Niam

Berita Terkait