24 Wasit Juri Kawal Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup V Bondowoso, Pastikan Pertandingan Adil dan Profesional
Bondowoso, JatimUPdate.id, – Di balik ketatnya pertarungan para pesilat muda di Kejuaraan Bupati Cup V 2025, ada 24 wasit juri yang memastikan setiap laga berjalan adil, tertib, dan profesional.
Baca Juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat
Mereka berasal dari berbagai perguruan pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bondowoso.
Ketua Lembaga Wasit Juri IPSI Bondowoso, Rahmatullah, menjelaskan, ke-24 wasit juri tersebut terdiri atas satu delegasi teknik nasional, dua ketua pertandingan berkualifikasi Jawa Timur, dua dewan wasit juri tingkat provinsi, dan 20 wasit juri cabang dari unsur 18 perguruan resmi anggota IPSI Bondowoso.
Perguruan tersebut antara lain Tapak Suci, PSHT, PSHW, IKSPI, Pagar Nusa, Elang Putih, Persib Baru, Kancil Indonesia, Kera Sakti, Ketonggeng Hitam, Perisai Diri, Rantai Emas, Nur Harias, Satria Sejati, Cipta Sejati, Asad, Pamur, dan Tirta.
Menurut Rahmatullah, peran wasit juri tidak sekadar menilai teknik, tetapi juga menjaga marwah dan nilai sportivitas dalam pertandingan.
Baca Juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik
“Wasit juri harus netral, jujur, dan memahami aturan dengan baik. Mereka juga dituntut mampu mengambil keputusan cepat dan tepat tanpa terpengaruh tekanan dari luar,” tegas Rahmatullah saat dikonfirmasi oleh wartawan JatimUPdate.id, Kamis (6/11/2025).
Selain itu, ia menekankan pentingnya mentalitas tenang dalam situasi pertandingan yang menegangkan. Seorang wasit, kata Rahmatullah, harus mampu mengontrol emosi dan tetap profesional meski menghadapi teror atau intimidasi dari pihak peserta maupun suporter.
“Keberhasilan kejuaraan bukan hanya ditentukan oleh pesilat di atas gelanggang, tapi juga oleh integritas wasit di pinggir lapangan,” ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya
Melalui kejuaraan ini, IPSI Bondowoso berharap muncul lebih banyak wasit muda berkualitas yang siap mengawal berbagai turnamen di masa mendatang.
“Kita ingin melahirkan generasi wasit yang bukan hanya kompeten, tapi juga berintegritas tinggi,” pungkas Rahmatullah. (ries/mmt)
Editor : Miftahul Rachman