ilustrasi/sumber: rahmadarsyad.com

SIDOARJO – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Sidoarjo berkomitmen untuk mencegah merebaknya black campaign atau kampanye hitam dalam penyelenggaraan Pilkada Sidoarjo 2020.

Personil siber diterjunkan menjelang masa coblosan calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo. Kasubag Humas Polresta Sidoarjo, Ipda Tri Novi Handono menyebut jika pihaknya telah menerjunkan personel dari satuan khusus dan dikoordinasikan dengan Mapolda Jatim.

"Iya kalau secara personel (siber) khusus kita ada enam, tapi kalau totalnya kita ada 18," katanya saat dihubungi, Rabu (25/11/2020).

Dia menjelaskan, patroli di dunia maya itu akan berlangsung sejak masa kampanye hingga pencoblosan pilkada  Sidoarjo usai.

Meski belum menerima aduan, Novi mengaku beberapa kali telah mengantongi beberapa bukti dari temuan dari patroli siber itu.

"Tentunya kita akan koordinasi dengan Bawaslu," terangnya.

Ia juga mengatakan pertimbangannya belum 'bergerak' karena polisi masih menilai dari barang bukti itu masih kategori general sehingga perlu dilakukan pendalaman.

"Memang beberapa ada tapi menurut kami itu masih di luar dari konteks (Pilkada Sidoarjo)," tandasnya

Reporter: M. Niam

Berita Terkait

Berita Terpopuler