Doa untuk Bumi, Bakti untuk Pertiwi
DPC PDI Perjuangan Kab. Probolinggo Tanam Pohon, Istighosah, dan Bantu Warga Korban Banjir
Probolinggo, JatimUPdate.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan penanaman pohon, istighosah dan doa bersama, serta penyerahan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Krejengan, Sabtu (24 Januari 2026).
Baca Juga: Kiai Zuhri Zaini Sebut Memahami Konsekuensi Akhirat Adalah Kunci Ketenangan Hidup
Kegiatan yang seharusnya di laksanakan sehari sebelumnya, tertunda karena antisipasi adanya banjir susulan.
Kegiatan bertema “Doa untuk Bumi, Bakti untuk Pertiwi” ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Gus Mufti (dr. Mufti Anam), jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, kader dan simpatisan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga terdampak banjir.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial dan kemanusiaan PDI Perjuangan yang dipersembahkan sebagai hadiah ulang tahun Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, sebagai bentuk nyata komitmen partai dalam merawat lingkungan dan membela rakyat kecil.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman pohon di sekitar wilayah terdampak banjir sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya pencegahan bencana di masa depan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istighosah dan doa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta bersama masyarakat setempat sebagai ikhtiar batin memohon keselamatan, keteduhan, dan keberkahan bagi bumi dan kehidupan sosial masyarakat.
Baca Juga: Kiai Zuhri Zaini Bedah Karakter Ulama Akhirat di Pengajian Ramadan Nurul Jadid
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Khairul Anam (Mas Anam), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk politik kemanusiaan yang menyatukan kerja nyata dan doa.
“PDI Perjuangan meyakini bahwa merawat bumi tidak cukup hanya dengan kebijakan dan program, tetapi juga harus disertai dengan ketulusan doa dan kesadaran bersama. Penanaman pohon adalah ikhtiar lahir, istighosah dan doa bersama adalah ikhtiar batin, sedangkan penyerahan bantuan adalah wujud keberpihakan langsung kepada rakyat,” ujar Mas Anam.
Sementara itu, Anggota DPR RI Gus Mufti (dr. Mufti Anam) menegaskan bahwa bencana banjir harus menjadi momentum evaluasi bersama terhadap relasi manusia dan alam.
Baca Juga: Pengurus LDNU Wilayah Pakubeton Resmi Dikukuhkan di PP Nurul Jadid
“Doa untuk bumi adalah pengingat agar kita tidak serakah terhadap alam, dan bakti untuk pertiwi adalah kewajiban untuk menjaga keberlanjutan hidup. Apa yang dilakukan hari ini sejalan dengan pesan Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa politik harus menjadi alat pengabdian, bukan sekadar kekuasaan,” ungkap Gus Mufti.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak banjir, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
Melalui kegiatan ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, merawat lingkungan, serta memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong dalam setiap kerja politiknya. (pm/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat