SIDOARJO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo telah menetapkan masa tenang dimulai sejak 3 hari sebelum waktu pencoblosan 9 Desember 2020.

Koordinator Devisi Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Sidoarjo Agung Nugraha mengatakan, masa tenang kali ini tidak jauh berbeda dengan Pemilu tahun 2019 yakni 3 hari sebelum masa pencoblosan.

Dalam masa itu, Agung mengaku akan siap terjun ke seluruh TPS yang ada di Sidoarjo untuk mengantisipasi terjadi kecurangan di TPS.

"Dimasa tenang itu Bawaslu akan fokus untuk patroli di TPS-TPS guna melakukan pencegahan terhadap potensi-potensi politik uang yang sangat terbuka di hari tenang tersebut," kata Agung Nugraha saat ditemui dikantor, Minggu (29/11/2020)

Selain melakukan Patroli ke TPS, Agung mengatakan pihaknya juga telah mengintruksi Pengawas ditingkat TPS untuk memonitor setiap pergerakan yang ada di seputar TPS.

Tak hanya itu, Bawaslu juga telah melakukan Patroli Siber dengan dibantu Kepolisian terhitung sejak 14 hari sebelum mas tenang berlangsung

"Kalau patroli siber 14 hari sebelum masa tenang itu sudah kita lakukan sampai dengan hari ini," terangnya.

Ia juga mengaku telah mengantongi beberapa akun yang telah didaftarkan Paslon kepada KPU untuk melakukan kampanye secara digital. 

"Kalau akun-akun yang sudah kita kantongi dari KPU, sampai saat ini konten-konten yang diangkat terlihat masih Flat," tandasnya

Reporter: M. Niam

Berita Terkait

Berita Terpopuler