TPS Perkuat Komunikasi dan Kolaborasi Bersama Pelanggan Melalui Pertemuan Bulanan Spesial Ramadhan 2026

avatar Yuris. T. Hidayat
  • URL berhasil dicopy
Foto bersama Direksi TPS bersama Pengguna Jasa Perusahaan Pelayaran pada Forum Komunikasi Bulanan Spesial Edisi Ramadan 2026 pada Rabu (25-2) di Ruang Toba, Gedung Customer Service TPS
Foto bersama Direksi TPS bersama Pengguna Jasa Perusahaan Pelayaran pada Forum Komunikasi Bulanan Spesial Edisi Ramadan 2026 pada Rabu (25-2) di Ruang Toba, Gedung Customer Service TPS

Surabaya, JatimUPdate.id - (27/2) – Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menggelar agenda koordinasi dan komunikasi rutin bersama Pelanggan, khususnya Perusahaan Pelayaran, yang selama ini dilaksanakan setiap bulan. Khusus di momentum Ramadhan 2026 ini, pertemuan digelar secara spesial sebagai wujud komitmen TPS untuk menjaga sinergi operasional serta keterbukaan informasi kepada seluruh pengguna jasa. Pertemuan ini dilaksanakan pada Rabu (25/2) di Ruang Toba, Gedung Customer Service Lantai 2 TPS.

Dalam forum tersebut, TPS tidak hanya menyampaikan evaluasi kinerja operasional terbaru, tetapi juga memberikan sejumlah pembaruan penting yang dinantikan oleh Pelanggan, antara lain 1) Progres elektrifikasi Rubber Tyred Gantry (RTG), 2) Kedatangan peralatan bongkar muat utama (RTG dan Container Crane/CC), 3) Rencana penjadwalan relokasi alat pasca kedatangan empat unit CC baru, 4) Deployment peralatan bongkar muat baru di area operasional TPS.

Seluruh perkembangan terkait program peremajaan peralatan bongkar muat utama akan terus diperbarui secara berkala. Dengan demikian, Pelanggan dapat menyesuaikan perencanaan operasional mereka, sementara TPS memastikan bahwa pelayanan tetap optimal dan sejalan dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

TPS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Pelanggan atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Komunikasi intensif dan kolaborasi yang terjalin dinilai menjadi kunci keberhasilan program peremajaan alat, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas serta membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi semua pihak.

Sejalan dengan komitmen TPS terhadap layanan prima dan prinsip Pelindo Bersih, TPS juga kembali mengingatkan seluruh Pelanggan mengenai prosedur penanganan klaim serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Penyampaian ini dilakukan sebagai penyegaran berkala untuk memastikan bahwa keseluruhan proses layanan—mulai dari petikemas diterima, diproses, dimuat ke kapal, hingga meninggalkan TPS—berjalan dengan standar yang tinggi. Termasuk apabila muncul klaim, mekanisme penyelesaian disiapkan secara transparan dan terukur.

Sebagai bagian dari upaya keberlanjutan usaha dan penguatan nilai anti korupsi, anti gratifikasi dan anti pungutan liar, TPS juga menegaskan kembali implementasi Pelindo Bersih. Pembatasan interaksi tatap muka antara petugas TPS dan Pelanggan terus diperkuat melalui berbagai inovasi layanan digital yang telah terbukti mempercepat proses, meningkatkan transparansi, serta mempermudah penelusuran dokumen secara terukur.

Dalam menjaga integritas layanan, TPS menyediakan berbagai kanal pelaporan resmi untuk menangani indikasi pelanggaran terhadap komitmen Pelindo Bersih. TPS memberikan jaminan penuh bahwa identitas pelapor akan tetap terlindungi secara aman.
“Pertemuan dengan Pelanggan merupakan ruang strategis bagi kami untuk memastikan bahwa setiap proses operasional berjalan selaras dengan kebutuhan pengguna jasa.

Terlebih di bulan Ramadhan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh update penting mengenai peremajaan alat, perubahan operasional, hingga penerapan Pelindo Bersih tersampaikan dengan baik dan dapat dipahami secara menyeluruh,” ungkap Erika Asih Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS.

“Transparansi dan keterbukaan informasi adalah fondasi tata kelola yang baik di TPS. Dukungan Pelanggan selama ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam menyukseskan program peremajaan peralatan bongkar muat. Kami percaya bahwa kolaborasi yang terus terjaga akan menghadirkan layanan yang lebih produktif, efisien dan berdaya saing,” demikian Erika menambahkan. (*)