Bercengkrama Dengan Warga, Tinjau Huntara
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Tinjau Huntara dan Sapa Warga Terdampak Bencana
Aceh Tamiang , JatimUPdate.id - Presiden RI Prabowo Subianto melaksanakan Shalat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang dalam suasana penuh kehangatan, Sabtu (22/3/2026).
Kedatangan Presiden disambut langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Fadhlullah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh.
Presiden tiba menggunakan helikopter kepresidenan dari Sumatera Utara dan mendarat di Lapangan Yonif 111/Karma Bhakti.
Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu langsung menarik perhatian masyarakat yang telah menunggu dan menyambut dengan antusias.
Dari lokasi pendaratan, Prabowo bersama rombongan pemerintah pusat dan daerah bergerak menuju Masjid Darussalam yang berada di kawasan hunian sementara (huntara).
Di lokasi tersebut, Presiden melaksanakan Shalat Idul Fitri berjamaah bersama warga.
Pelaksanaan salat turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, jajaran Pemerintah Aceh, serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
Momentum ini menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat, khususnya warga terdampak bencana yang saat ini masih menempati kawasan huntara.
Usai salat, Presiden melanjutkan agenda dengan meninjau langsung kawasan hunian sementara dan menyapa masyarakat.
Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat Prabowo berinteraksi dengan warga, mendengarkan langsung kondisi serta harapan mereka.
Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh tampak kompak mendampingi seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran keduanya mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dalam menyambut sekaligus menyukseskan kunjungan Presiden di Aceh.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Presiden kembali menuju Lapangan Yonif 111/Karma Bhakti untuk melanjutkan perjalanan udara.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pemulihan serta pembangunan di wilayah Aceh.(ih/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat