Resmi Jadi Lembaga Pemantau Pemilu, POSNU, Akan Pantau Rekrutmen Panwascam

oleh : -
Resmi Jadi Lembaga Pemantau Pemilu, POSNU, Akan Pantau Rekrutmen Panwascam
Penyerahan sertifikat akreditasi Lembaga Pemantau Pemilu dari Bawaslu RI kepada Kornas DPP Posnu.

Jatimupdate.id - Dewan Pimpinan Pusat Poros Sahabat Nusantara (DPP POSNU) menerima sertifikat akreditasi sebagai Lembaga Pemantau Pemilu (LPP) dari Bawaslu Republik Indonesia, Senin (12/9).

Koordinator Nasional Sahabat Pemantau (sebutan untuk POSNU sebagai LPP, red) Burhan Robith Dinaka mengatakan, setelah menerima akreditasi ini, pihaknya akan menggelar Rapat Koordinasi tingkat Nasional untuk seluruh anggota dan relawan POSNU.

"Seperti yang sementara ini sudah kami daftarkan ke Bawaslu, POSNU tersebar ke 70 Kabupaten/Kota, 11 Provinsi, dan 4 Negara. Jumlah ini tentunya akan bertambah seiring dengan berjalannya waktu nanti," katanya, melalui keterangannya yang diterima redaksi

Hal tersebut, lanjut Burhan, untuk menyamakan persepsi dan membekali setiap anggota beserta relawan POSNU yang ada terkait pemantauan pemilu.

"Setelah itu, seluruh resources yang ada akan kita kerahkan untuk memantau tahapan perekrutran Panwascam yang saat ini sedang berjalan," tukas Burhan yang juga Ketua Bidang Demokrasi dan Kepemiluan DPP Posnu.

Sementara itu, PIC Pemantau Pemilu Bawaslu RI, Kelfin RD Boseren sangat mengapresiasi Lembaga POSNU yang telah resmi menjadi Pemantau Pemilu Nasional.

Menurutnya, lembaga pemantau yang sudah terakreditasi harus mulai mengembangkan fokus pemantauannya pada isu-isu krusial dan konsentrasi pada isu pemantauan yang saat ini semakin berkembang.

Misalnya saja pemilu akses bagi disabilitas, isu politisasi SARA, korupsi, politik uang, hoaks, literasi digital, netralitas ASN dan TNI/Polri, serta isu krusial lainnya.

"Saya kira POSNU sudah melakukan itu dan menentukan fokusnya dalam memantau Pemilu 2024 dalam dokumen yang telah dikirimkan ke kami," tuturnya.

Lebih khususnya, Kelfin meminta agar POSNU bisa bersinergi dan memiliki gagasan yang sama, tentang bagaimana untuk bisa memastikan kualitas pengawasan Pemilu 2024 menguat.

"Bersama Bawaslu mengawal proses ini sampai selesai," pungkasnya.