Percepat Transformasi KEK Singhasari, Indonesia-India Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi
Jakarta, JatimUPdate.id – Seiring upaya memperkuat sumber daya manusia dan pengembangan talenta nasional, Indonesia dan India kini melangkah lebih dekat lewat kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi.
Momentum ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari dan Indian Institute of Management (IIM) Bangalore yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (6/7).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh David Santoso, CEO PT Intelegensia Grahatama yang menaungi BUPP KEK Singhasari, bersama Prof. Dinesh Kumar Unnikrishna, Director-in-Charge IIM Bangalore. Acara ini disaksikan langsung oleh Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Sandeep Chakravorty; Sekretaris Kemenko Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso; dan Sekretaris Jenderal Dewan KEK, Rizal Edwin Manangsang.
Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan kunjungan resmi Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia, menandai hubungan bilateral yang semakin erat.
Menurut David Santoso, kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat transformasi KEK Singhasari sebagai pusat pendidikan internasional terpadu.
“Kehadiran IIM Bangalore, salah satu institusi manajemen terkemuka di India, melengkapi ekosistem pendidikan tinggi KEK Singhasari yang sebelumnya telah dipelopori oleh King’s College London (KCL),” jelasnya.
David menambahkan, pengembangan sumber daya manusia atau human capital adalah pondasi utama infrastruktur ekonomi. Ia menekankan bahwa KEK tidak hanya membangun kawasan fisik, tetapi juga memperbarui jembatan sejarah dan budaya antara Nusantara dan India melalui jalur pendidikan, inovasi, dan teknologi modern. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai nilai global.
Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kemenko Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
“Pemerintah Indonesia menyambut baik kemitraan strategis ini karena sangat selaras dengan visi Indonesia Emas 2045. IIM Bangalore secara bertahap akan menghadirkan program manajemen bertaraf internasional di KEK Singhasari,” ujarnya.
KEK Singhasari, yang terletak di Jawa Timur, merupakan kawasan ekonomi khusus pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk klaster pendidikan, teknologi, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Melalui sinergi ini, kawasan terpadu diharapkan mampu melahirkan generasi pemimpin bisnis masa depan sekaligus mendorong transformasi digital dan hilirisasi industri nasional secara berkelanjutan.
Penandatanganan MoU antara KEK Singhasari dan IIM Bangalore merupakan langkah strategis yang tidak hanya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan India, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan pendidikan tinggi dan penguatan ekonomi kreatif di Indonesia. Kolaborasi ini menggarisbawahi pentingnya investasi dalam sumber daya manusia sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. (sof/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat