Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta Terjun Dampingi Petani melalui Program Taruna Makmur Petrokimia
Gresik, JatimUPdate.id - Mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta terjun mendampingi petani melalui Program Taruna Makmur Petrokimia sebagai bagian dari upaya memperkuat regenerasi sumber daya manusia di sektor pertanian. Melalui program magang lapangan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung sekaligus berkontribusi dalam pengembangan usaha pertanian di tengah masyarakat.
Program Taruna Makmur Petrokimia Batch VIII menjadi wadah bagi mahasiswa vokasi pertanian untuk mengembangkan kemampuan teknis, komunikasi, dan pengalaman lapangan melalui pendampingan kepada petani selama enam bulan.
Dalam program tersebut, mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pendampingan, mulai dari sosialisasi penggunaan pupuk yang tepat dan berimbang, membantu petani memahami kebutuhan unsur hara tanaman, hingga mendukung penerapan teknologi pertanian modern.
Tidak hanya sharing ilmu, mahasiswa juga ikut mendampingi petani dalam proses budidaya tanaman, melakukan pengamatan kondisi lahan, membantu pelaksanaan demplot, serta mendukung pengembangan usaha pertanian agar lebih efektif dan produktif.
Melalui pengalaman lapangan ini, mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar memahami berbagai tantangan yang dihadapi petani secara langsung. Interaksi bersama petani menjadi pengalaman penting dalam membangun kemampuan komunikasi, pemecahan masalah, dan kepemimpinan di sektor pertanian.
Program Taruna Makmur Petrokimia merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan generasi muda pertanian yang kompeten. Melalui keterlibatan mahasiswa Politeknik LPP Yogyakarta, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi petani sekaligus membangun sumber daya manusia pertanian yang siap berkontribusi terhadap kemajuan sektor agroindustri Indonesia.(DPR)
Editor : Redaksi