Posnu Surabaya, Bulatkan Tekad Siap Jadi Lembaga Pemantau Pemilu

oleh : -
Posnu Surabaya, Bulatkan Tekad Siap Jadi Lembaga Pemantau Pemilu
DPC Posnu Surabaya menyatakan kesiapannya menjadi lembaga pemantau pemilu usai berkunjung ke Bawaslu Surabaya

Jatimupdate.id - Dewan Pimpinan Cabang Poros Sahabat Nusantara (DPC Posnu) Kota Surabaya memastikan diri menjadi pemantau pemilu 2024. Hal itu disampaikan ketua bidang demokrasi dan kepemiluan DPC Posnu Surabaya saat mendatangi kantor Bawaslu Kota Surabaya, Rabu (23/09).

"Kedatangan kami ke kantor Bawaslu Surabaya terutama bersilaturahim ke pihak Bawaslu bahwa di Surabaya sudah terbentuk DPC Posnu Surabaya, salah satu Bidang pemantau pemilu, yakni Bidang Demokrasi dan Kepemiluan, pada pemilu 2024 menjadi salah satu pemantau pemilu 2024,"  kata Ali Wafa, Ketua bidang demokrasi dan kepemiluan DPC Posnu Surabaya, melalui keterangannya.

Wafa menyatakan Posnu Surabaya sudah memiliki 22 anggota pengurus. Semuanya terdiri dari kalangan anak muda dan 30 persen dari kalangan perempuan. "Kami akan mempersiapkan pemantauan di setiap kecamatan, kelurahan bahkan nanti masing-masing TPS." ungkapnya.

Ia menjelaskan secara garis keorganisasian Posnu sudah jelas. Mulai dari pengurus pusat hingga daerah sudah ada. Berkas-berkas Posnu pun juga lengkap mulai dari Akte Notaris,  Kemenkumham, semuanya lengkap. Bahkan, DPP POSNU sendiri sudah mendapatkan akreditasi sebagai pemantau pemilu dari Bawaslu RI.

"Ini adalah ikhtiar awal kami sebagai DPC Posnu Surabaya akan terus mengawal dan memantau jalannya pemilu 2024 mendatang. Bahkan, kedepan kami pun juga siap akan melakukan upaya hukum jika ada pelanggaran maupun sengketa dalam pemilu 2024," tukasnya.

Sementara Staf Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Fatma memastikan kedatangan DPC Posnu Surabaya terkait konsultasi pendaftaran pemantau diterima dengan baik oleh Bawaslu Kota Surabaya.

"Niat baik ini harus terkoordinasi dengan baik pula, mengingat Bawaslu sendiri akan mendorong sebanyak-banyaknya keberadaan Pemantau dalam Pemilu 2024, dengan begitu terbentuk kesadaran masyarakat untuk menjadi bagian dari Pengawasan Partisipatif yang tidak hanya dilakukan oleh jajaran Bawaslu," pungkasnya. (roy)