JLLB Melaju, JLLT Tertinggal, Buchori Imron Minta Pemkot Bergerak
Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi C DPRD Surabaya Buchori Imron meminta Pemerintah Kota Surabaya mempercepat pembangunan Jalan Lingkar Luar Timur atau JLLT. Ia menilai pembangunan infrastruktur tersebut tertinggal jauh dibanding Jalan Lingkar Luar Barat atau JLLB.
Buchori mengatakan JLLB kini telah mendekati tahap penyelesaian. Namun, pembangunan JLLT dianggap masih berjalan lambat.
"Kalau JLLB sekarang sudah boleh dikatakan 90 persen, tapi JLLT sampai mana progresnya? Mungkin belum 50 persen. Jangankan 50 persen, 30 persen saja mungkin belum ada," kata Buchori, Selasa (1/9).
Menurut dia, percepatan JLLT agar perkembangan kawasan timur Surabaya tidak semakin tertinggal dari wilayah barat. Infrastruktur tersebut juga dapat membuka konektivitas baru dan mendorong masuknya investasi.
Buchori menganggap pembangunan JLLT harus dilihat sebagai bagian dari strategi pemerataan kota. Sebab, kawasan timur memiliki potensi pengembangan yang besar, termasuk kawasan Pantai Timur Surabaya atau Pamurbaya.
Pemerintah kota, kata dia, telah lama merencanakan pengembangan Pamurbaya sebagai kawasan wisata. Maka dari itu, pembangunan JLLT seharusnya berjalan seiring dengan program tersebut.
Ia menginginkan jika JLLT terhubung dengan jaringan jalan di kawasan lain, konektivitas antara wilayah timur dan barat Surabaya akan semakin kuat.
"Kalau umpamanya JLLT-nya jadi, bagaimana nanti nyambung antara utara dan barat," paparnya.
Buchori meminta pemerintah tidak membiarkan pembangunan infrastruktur berjalan dengan kecepatan yang timpang. Menurut dia, pemerataan akses akan menentukan pemerataan investasi dan pertumbuhan ekonomi di Surabaya. (Roy/Yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat