Putin: Di Bawah Prabowo, Indonesia Jadi Kekuatan Global Selatan; BRICS Pay Jadi Sorotan
Jakarta, JatimUpdate.id — Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia telah menjadi salah satu kekuatan Global Selatan.
Penegasan itu muncul di tengah pergeseran sistemik kekuatan ekonomi dari Eropa menuju negara-negara Selatan, khususnya Indonesia.
Menurut keterangan yang beredar, posisi Indonesia tersebut akan semakin diperkuat ketika Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya terkait agenda BRICS Pay. Indonesia dinilai sebagai salah satu negara yang menjunjung tinggi netralitas, sehingga sikapnya dalam arsitektur pembayaran lintas negara menjadi penting.
Isu BRICS Pay menjadi salah satu agenda dalam pertemuan anggota BRICS yang diperluas yang berlangsung di New Delhi, India. BRICS Pay, baik dalam bentuk formal maupun sebagai rangkaian koneksi bilateral dan multilateral, disebut mencerminkan tren yang terus berlanjut dalam lanskap keuangan global.
Dalam konteks perluasan kelompok BRICS+, negara-negara anggota sedang membangun perangkat untuk menyelesaikan lebih banyak perdagangan mereka dengan ketentuan masing-masing negara.
Langkah ini dipandang sebagai upaya memperkuat kemandirian transaksi dan mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan yang selama ini dominan.
Dalam dunia di mana infrastruktur keuangan berfungsi ganda sebagai pengaruh geopolitik, perkembangan ini dinilai signifikan. Implikasinya pun baru mulai terungkap, terutama bagi negara-negara Global Selatan yang ingin memperbesar ruang gerak ekonomi-politik mereka.
Bagi Indonesia, posisi sebagai kekuatan Global Selatan dan prinsip netralitas menjadi modal untuk memainkan peran lebih besar dalam percaturan internasional. Arah kebijakan Jakarta terhadap BRICS Pay akan menjadi perhatian, karena implikasinya tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga geopolitik.
Perkembangan ini menandai babak baru dalam tata kelola keuangan global, ketika negara-negara Selatan semakin aktif membangun instrumen kerja sama yang sesuai dengan kepentingan masing-masing. (#)
Editor : Redaksi