PC PARFI Surabaya Dan BNNK Surabaya Gelar Nobar Timnas Indonesia vs Malaysia Dengan Warga Menur Surabaya
Surabaya, JatimUPdate.id — Laga Timnas Indonesia menghadapi Malaysia dalam ajang AFF ASEAN Cup 2026 berlangsung tanpa gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor 0-0.
Namun, hasil kaca mata tersebut tak menyurutkan antusiasme warga yang mengikuti nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia vs Malaysia di kawasan Menur, Surabaya, Senin (28/9/2026) malam.
Acara yang digelar PC PARFI Surabaya bersama BNNK Surabaya tersebut mendapat dukungan penuh dari warga RW 01 dan RW 10 Menur.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, lokasi nobar sudah dipenuhi warga dari berbagai usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Sorak-sorai langsung pecah setiap kali pemain Indonesia membangun serangan. Bahkan ketika peluang belum menghasilkan gol, penonton tetap memberikan dukungan dengan teriakan dan tepuk tangan.
Suasana semakin meriah karena nobar tidak hanya menjadi tempat menyaksikan pertandingan. Sejumlah pelaku UMKM warga turut hadir menjajakan berbagai makanan dan minuman.
Salah satu yang menarik perhatian adalah sajian tradisional Makan Polo Pendem, yang menjadi bagian dari kuliner warga dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan tarian tradisional Remo, yang memberikan nuansa khas Jawa Timur sebelum pertandingan dimulai.
Selain hiburan dan olahraga, kegiatan ini juga membawa pesan sosial. BNNK Surabaya memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Pesan yang disampaikan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat dan menjauhkan anak-anak serta remaja dari penyalahgunaan narkotika.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PC PARFI Surabaya, Didi Adhiyaksa, juga memperkenalkan jajaran pengurus PARFI Surabaya kepada masyarakat.
Perkenalan tersebut menjadi bagian dari upaya PARFI Surabaya untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang dilakukan organisasi.
Meski pertandingan berakhir 0-0, semangat warga justru menjadi salah satu kemenangan tersendiri dalam kegiatan tersebut. Anak-anak dan orang tua dapat duduk bersama, menikmati pertandingan, kuliner UMKM, hiburan tradisional, sekaligus mendapatkan edukasi mengenai bahaya narkoba.
Nobar tersebut akhirnya bukan hanya menjadi ajang mendukung Timnas Indonesia, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, pemberdayaan UMKM, pelestarian budaya, dan kampanye masyarakat anti narkoba.
Garuda boleh belum mencetak gol, tetapi semangat warga Menur untuk mendukung Timnas dan menjaga generasi muda tetap berkobar. (roy/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat