Pipa PDAM Akhirnya Diperbaiki, Warga Surabaya Diminta Sabar Hingga Pukul 21.00

oleh : -
Pipa PDAM Akhirnya Diperbaiki, Warga Surabaya Diminta Sabar Hingga Pukul 21.00

SURABAYA - Hampir dua pekan pipa PDAM Surya Sembada berdiameter 600 mm dikawasan Karang Pilang Kota Surabaya diketahui bocor. 

Kali ini, warga Kota Surabaya diminta kembali untuk bersabar karena aliran air terpaksa harus dihentikan hingga pukul 21.00.

Humas PDAM Dyah Ayu Anggraeni juga membenarkan hal itu, pihaknya memang telah melakukan Broadcast kepada pelanggan terkait informasi Darurat itu sejak tadi malam (Jumat malam, 12/02/2021).

"Iya, betul. PDAM Surya Sembada Kota Surabaya  akan mematikan aliran air dari IPAM Karang Pilang II sebagai langkah lanjutan perbaikan pipa bocor diameter 600 mm pada hari Sabtu tanggal 13 Februari 2021 pukul 09.00 WIB  s.d. 21.00 WIB," ujarnya saat dihubungi, Sabtu pagi (13/2/2021).

Akibatnya, sebagian warga kota Surabaya harus bersabar sampai perbaikan pipa bisa dipastikan selesai. 

Dari perbaikan itu, sejumlah kawasan di Kota Surabaya terpaksa tidak mendapat jatah air. 

Diantaranya, Karangpilang, Balas Klumprik, Kebraon, Lidah Kulon, Bangkingan, Wiyung, Lakarsantri, Made, Alas Malang, Sawo, Bringin, Kendung, Sendang, Bulu, Langkir, Rejosari, Benowo dan sekitarnya.

Dyah juga mengungkapkan, bagi warga kota Surabaya yang berada wkawasan itu bisa menghubungi Call Center PDAM 0800-192-6666 (Bebas Pulsa) untuk melalukan pemesanan air lewat tangki secara gratis, dengan dikoordinir lewat RT atau RW setempat.

"Warga yang membutuhkan air tangki gratis dapat melakukan pemesanan dengan dikoordinir oleh RT/RW setempat," tambahnya.

Tercatat, pipa PDAM Surya Sembada berdiameter  600 mm yang merupakan salah satu BUMD Pemkot Surabaya ini sempat kesusahan dalam melakukan perbaikan pipa. 

Selain titik kebocoran yang diklaim susah ditemukan, titik bocor juga dirasa sangat dalam hingga 5-7 meter dibawah tanah.

Selain itu, sebelumnya PJ Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Ir. Dody Soedarjono mengatakan, kondisi lapangan yang sulit, mengakibatkan pengerjaan belum bisa diselesaikan karena kedalaman pipa diperkirakan mencapai 15 meter.

"Saat ini yang sudah dilakukan adalah mengkepras bukit dengan metoda terasering. Pekerjaan selesai diperkirakan dua sampai tiga hari lagi. Wilayah yang terdampak akan kami kirim dengan air tangki baik dari pdam maupun bantuan dari Pemkot," kata Dody.

Reporter: M. Niam