Siapkan  buku “Kebangkitan Koperasi” untuk mereaktualisasi pemikiran pendiri Bank BNI

Sygma Research and Consulting Kunjungi JPRM, Perjuangkan Kakek Prabowo RM Margono Djojohadikusumo Jadi Pahlawan Nasional

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Keterangan Gambar: Saat SRC kunjungi Radar Mojokerto
Keterangan Gambar: Saat SRC kunjungi Radar Mojokerto

Mojokerto, JatimUpdate.id – Sygma Research and Consulting (SRC) terus memperjuangkan RM Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI sekaligus kakek Presiden Prabowo Subianto, sebagai pahlawan nasional. SRC juga mendorong reaktualisasi pemikiran ekonomi kerakyatan tokoh tersebut.

Upaya itu menjadi agenda utama kunjungan CEO SRC Ken Bimo Suthoni dan Komisaris SRC Yuristiarso Hidayat ke kantor JPRM di Surabaya, Kamis (1/10/2026).

Direktur JPRM M. Nur Kholis menerima langsung rombongan bersama jajaran manajemen.

Dalam pertemuan itu, SRC memaparkan proses pengusulan gelar pahlawan nasional dan rencana diseminasi gagasan RM Margono Djojohadikusumo.

SRC Fokus Riset dan Kajian

Yuristiarso Hidayat menjelaskan, SRC berdiri pada 2024. Ia menilai banyak lembaga survei tidak konsisten. Karena itu, SRC memilih fokus pada penelitian dan kajian mendalam.

“Pendirian SRC didasari oleh kegalauan. Adik-adik lebih banyak berkecimpung di lembaga survei. Tidak ada yang fokus pada penelitian dan kajian di luar lingkungan dosen,” tutur Yuristiarso.

Usul Pahlawan Nasional Terhenti di Provinsi

SRC memulai upaya pengangkatan RM Margono pada Oktober 2024. Mereka melakukan riset kecil-kecilan dan berangkat ke Banyumas pada 20 Oktober 2024 untuk meminta izin kepada bupati.

Mereka juga menggelar focus group discussion (FGD) pertama di ruang pertemuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. FGD itu menghadirkan Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, sejarawan Dekan FIB Unair Surabaya, hingga ekonom Unesa Surabaya.

Tim lalu memutuskan mengangkat RM Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI dan ekonom penting yang merupakan sahabat Bung Hatta, sebagai figur yang kurang dikenal publik.

Pada Juli lalu, SRC memasukkan dokumen resmi pengajuan pahlawan nasional untuk RM Margono Djojohadikusumo ke Kementerian Sosial (Kemensos). Namun, usulan itu tidak lolos di tingkat provinsi.

Meski demikian, SRC tetap menyuarakan nilai-nilai perjuangan RM Margono Djojohadikusumo.

“Kami ingin menokohkan RM Margono Djojohadikusumo sebagai Bapak Perbankan Nasional, Bapak Pemikiran Ekonomi Kerakyatan, dan Bapak Perintis Ketahanan Pangan,” ujar Yuristiarso.

Geser Fokus ke Pemikiran Ekonomi Kerakyatan

CEO SRC Ken Bimo Suthoni menambahkan, setelah pengusulan gelar pahlawan terhenti, SRC mengalihkan fokus dari ketokohan ke pemikiran RM Margono Djojohadikusumo.

Menurut Bimo, konsepsi ekonomi kerakyatan sudah digagas oleh kakek dan ayah RM Margono. Ayahnya, Raden Tumenggung Margono, menerapkan ekonomi benteng untuk melindungi pribumi dari kepentingan asing saat Indonesia baru lahir.

“RM Margono Djojohadikusumo melihat koperasi sebagai jaring pengaman sosial. Pada 1930–1940, menjelang Perang Dunia II dan depresi global, ekonomi terpuruk, harga pangan naik, sehingga koperasi menjadi cara untuk saling melindungi,” jelas Bimo.

Dalam buku berjudul “10 Tahun Koperasi”, RM Margono memetakan seluruh koperasi di Jawa, Madura, dan Bali. Koperasi berlandaskan nilai dari anggota, oleh anggota, untuk anggota, menciptakan ekonomi sirkular untuk mengatasi tengkulak dan permainan harga pasar yang menjerat petani.

“Pemikiran RM Margono Djojohadikusumo ini menjadi fundamen obsesi Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib petani yang terjerat lintah darat,” papar Bimo.

Bimo menilai, koperasi harus bottom-up berbasis kebutuhan masyarakat, bukan top-down. Pemerintah seharusnya hanya menyediakan platform dan regulasi.

Buku “Kebangkitan Koperasi”

Untuk mereaktualisasi pemikiran itu, SRC akan merilis buku berjudul “Kebangkitan Koperasi: Reinterpretasi Pemikiran RM Margono Djojohadikusumo”. Buku itu kini masuk tahap editing 80 persen.

Buku tersebut bertujuan mengingatkan kembali konsepsi berpikir kakek Presiden Prabowo.

“Buku ini sebagai pengingat bahwa kakek dari Prabowo memiliki konsepsi berpikir yang perlu dibuka kembali. RM Margono Djojohadikusumo adalah sosok pejuang ekonomi dengan andil besar,” tambah Bimo.

Ke depan, SRC akan menggelar mini kolokium dan bedah pemikiran RM Margono Djojohadikusumo. Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan kampus lain akan memfasilitasi kegiatan itu.

Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak sepakat menjalin kolaborasi dengan JPRM untuk mendiseminasikan nilai-nilai pemikiran RM Margono kepada masyarakat luas. (#)