Bumdes Surya Sejahtera Sidoarjo Kerjasama Dengan ByeBye Plastic Bags Produksi Tas Dari Bahan Bekas

oleh : -
Bumdes Surya Sejahtera Sidoarjo Kerjasama Dengan ByeBye Plastic Bags Produksi Tas Dari Bahan Bekas
Penanda tanganan kerjasama tersebut dilakukan di pendopo desa kedungturi yang di lakukan oleh Zainul Milahi sebagai Ketua Bumdes dan Bapak Eko Riyanto sebagai pimpinan dari Bye bye plastic, Selasa (6/7)

Sidoarjo, JatimUPdate.id, - Bumdes Surya Sejahtera Desa kedungturi sidoarjo bekerjasama dengan ByeBye Plastic Bags produksi tas kantong belanja dari bahan bekas. Bahan baku pembuatan kantong belanja dari bahan bahan sisa properti layak pakai dari banyak hotel dan restoran besar yang kemudian di desain ulang untuk jadi produk tas belanja yang menarik, model pemasarannya dengan menitipkan kembali barang-barang tersebut di hotel-hotel di yang mensuplai bahan baku. 

Penanda tanganan kerjasama tersebut dilakukan di pendopo desa kedungturi yang di lakukan oleh Zainul Milahi sebagai Ketua Bumdes dan Bapak Eko Riyanto sebagai pimpinan dari Bye bye plastic Bali, turut menyaksikan penanda tanganan tersebut adalah Camat Taman Bapak M. Makhmud SH. MM dan Kepala Desa Kedungturi Bapak Arifin, Selasa (6/12).

Dalam sambutannya, kepala desa Kedungturi Arifin menyampaikan bahwa kerjasama ini adalah kerjasama yang saling menguntungkan  bagi kedua belah pihak. Karna kerjasama ini lebih mengutamakan pemberdayaan bagi para Ibu yang mempunyai keterampilan menjahit untuk dapat terus memproduksi karyanya sehingga tentunya ini dapat menambah tingkat kesejahteraan bagi mereka.

Sedangkan Bapak Camat taman sangat mengapresiasi adanya kerjasama ini, “ apa yang telah dilakukan oleh Bumdes Kedungturi ini, adalah yang pertama di sidoarjo, upaya kerjasama untuk mengurangi sampah plasti/ tas kresek yang juga di padu dengan pemberdayaan bagi para ibu ibu adahal hal baru dan sangat layak untuk menjadi pilot project bagi pengembangan bumdes di sidoarjo”

Pada kesempatan itu, banyak hal baru yang disampaikan oleh Bapak Eko Riyanto sebagai pimpinan di Bye Bye Plastic Bali. Salah satunya adalah bahwa gerakan ini sudah menjadi gerakan international yang bertujuan pokok adalah mengurangi ketergantingan penggunaan kantong belanja kresek. Dan untuk mendukung gerakan tersebut, maka harus tersedia kantong belanja yang ramah lingkungan dan dapat digunakan secara berulang- ulang. Dan penyediaan kantong belanja inilah yang kemudian menjadi project pemberdayaan bagi para Ibu - Ibu.

Pada kesempatan tersebut, Mas Emil (pangglan akrab Zainul Milahi) sekaligus ketua bumdes, menyampaikan bahwa, selain sebagai upaya pemberdayaan, kegiatan ini juga telah turut membuat bangga para Ibu di Desa Kedungturi, karena, pada tas yang telah selesai nantinya akan ada nama Ibu yang membuat tas tersebut, sehingga ketika kita jalan jalan di bali, kita dapat berbangga diri saat melihat tas produksi Ibu Ibu kedungturi dapat bersaing di pasar global. "Namun yang paling utama adalah kita sudah harus memahami dampak resesi ekonomi yaitu tentang ketahanan pangan. Artinya terobosan inovasi hulu hilir pengolahan kerajinan karya ibu ibu rumah tangga bisa berjalan. Ekonomi tertata dan cita cita kemandirian désa bisa terwujud sesuai harapan serta arahan dari Presiden bapak Jokowi dodo", tegas ketua Bumdes.

Hadir dalam acara tersebut adalah Ibu-Ibu penjahit Tas, Para Pengurus PKK, para Ketua RW, LPMD serta BPD Desa Kedungturi. Mereka sangat antusias dengan kerjasama tersebut, saat itu mereka juga di beri buku kenang-kenangan dari bye bye plastic bags sebagai upaya kampanye pengurangan kantong belanja plastik. (Yah)

Ibu-ibu penjahit tasIbu-ibu penjahit tas