Tanam Benih Prestasi Pj Bupati Pidie Panen Pujian

oleh : -
Tanam Benih Prestasi Pj Bupati Pidie Panen Pujian
Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M Si silaturahmi bersama para tokoh

Pidie_ JatimUpdate.id _  Waktu 6 bulan terlalu singkat, untuk dapat merubah keadaan, tetapi terlalu lama bagi sebuah penantian. Sejak ditugaskan sebagai Pj Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto telah berupaya keras menanamkan gagasan menjadi tidak sekedar mimpi, melainkan fakta yang tak dapat di elakkan.

1000 pesilat cilik saat memeriahkan PORA ke XIV di Kabupaten Pidie1000 pesilat cilik saat memeriahkan PORA ke XIV di Kabupaten Pidie

Baca juga:  Bikin Merinding, Pesan WhatsApp Orang Tua Pesilat Cilik Buat Pj Bupati Pidie

Sejak Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, Senin (18/07/2022), resmi melantik Wahyudi Adisiswanto sebagai Penjabat Bupati Pidie dan Nurdin sebagai Penjabat Bupati Aceh Jaya, Wahyudi langsung tancap gas.

Pertama yang dilakukannya melakukan konsolidasi organsasi, di jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie. Karena, Organisasi Pemerintah Kabupaten memiliki peran mutlak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Namun, peran jajaran samping juga tak kalah pentingnya, sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten, yang juga seharusnya terkonsolidir dengan baik.  

Termasuk, upaya membangkitkan kembali kesadaran koletif  yang  dibalut  dengan semangat menggapai  “Pidie Mulia”.

Dukungan dari T Saifullah

Karenanya,  tak salah jika  Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) T Saifullah TS, menilai Pj Bupati Pidie  telah banyak membawa kemajuan di Kabupaten Pidie Aceh, terutama dalam peningkatan pelayanan publik.

“Menurut pengakuan 23 pimpinan Dayah se – Pidie, kepemimpinan Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto, telah menunjukkan keberhasilannya. Terutama dalam meningkatkan pelayanan masyarakat,  peningkatan di bidang sosial, politik, agama serta pemerintahan,” papar T Saifullah, pada pada Selasa (03/01/2022).

T Saifullah menyebut Wahyudi Adisiswanto merupakan sosok pemimpin yang cekatan dan piawai dalam membangun sinersitas, kolaborasi dan akselerasi, segenap komponen di Kabupaten Pidie.

“Sehingga bisa kita lihat keberhasilannya, pada percepatan melaksanakan usulan dan pengesahan anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) tepat waktu,” tandasnya.

Kebijakan Pj Bupati Pidie itu, lanjut T Saifullah merupakan wujud keberhasilannya menyatukan langkah segenap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), sehingga  bisa bersama – sama legislatif, mewujudkan visi misi Kabupaten Pidie, menuju Pidie Mulia secaara sempurna.

Tak hanya itu, keberhasilan Wahyudi memimpin Kabupaten Pidie, dapat dirasakan nyata dalam mewujudkan prestasi kabupaten Pidie. Sehingga mendapatkan acungan jempol, dari banyak kalangan masyarakat Pidie.

“Seperti yang baru saja terjadi, yakni berhasil menjadi tuan rumah penyelenggarakan Pekan Olah Raga Aceh (PORA) ke XIV. Serta berhasil meraih juara umum,” kata T Saifullah.

Sebelumnya, mantan Kabinda NTB itu, Kata T Saifullah juga telah berhasil  menjadikan Kabupaten Pidie sebagai tempat berhimpunnya para ulama, yang dikemas dalam acara Pidie Bersholawat, di Kompleks Gedung Pidie Convention Centre (PCC), selama 20 hari.

Pelaksanaan semua agenda itu, sangat dapat dirasakan menggeliatnya kinerja jajaran birokrasi pemerintahan Kabupaten Pidie.

 “Upaya yang dilakukan  Wahyudi Adisiswanto itu, terbukti dapat menekan inflasi, sehingga perekonomian masyarakat kabupaten Pidie mulai bergerak. Karena seluruh agenda itu mampu menyedot perhatian khalayak,” tandasnya.

Wahyudi juga dinilai telah berhasil menangani potensi konflik, melalui pendekatan ke arifan lokal. sehingga tidak ada satu pihakpun yang dirugikan. Seperti penyelesaian konflik tanah wakaf  Tgk DI Anjong, Keunire, Kecamatan Pidie, yang sebelumnya dalam kurun waktu lama tak kunjung terselesaikan.

Terlebih, Wahyudi juga dinilai cukup berani dalam melakukan upaya untuk dapat melanjutkan pembangunan strategis nasional Waduk Rukoh yang sempat terhenti.

Rentetan kebijakannya, yang sudah dilakukan Wahyudi Adisiswanto yang belum genap setahun memimpin Pidie, merupakan bukti tak terbantahkan, bahwa sosok ini memang berkeinginan untuk menjadikan Kabupaten Pidie sebagai barometer di tingkat Nasional.

“Jadi, jika ada pihak yang menuding kinerja Pj Bupati Pidie kurang, maka seharusnya  membuka kajian yang lebih objektif, bersandar pada fakta yang ada, bukan hanya pada data yang disuguhkan kurang lengkap,” tegasnya

Selanjutnya, Pj Bupati Pidie juga berhasil mencapai target imunisasi polio, serta sukses melaksanakan Pidie Bersalawat yang diisi dengan kegiatan santunan 1000 anak yatim dan Exspo 23 kecamatan.

Kabupaten Pidie juga tercatat sebagai salah satu kabupaten yang tercepat menuntaskan pembahasan anggaran 2023.

“Sekarang ini, di era kepemimpinan Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto ini juga sedang dilakukan penyelesaian kasus sengketa tanah wakaf Tgk Dianjong. Kita ketahui bersama bahwa kasus sengketa tanah wakaf ini sudah sangat lama terbengkalai, sekarang sedang dalam proses” katanya.

Saifullah juga mengungkapkan, disaat pemerintah pusat memutuskan Waduk Tiro dihentikan pengerjaanya, justru pada masa kepemimpinan Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto sekarang, prokyek strategis nasional itu bisa dilanjutkan kembali pembangunannya.

“Saya rasa ini prestasi yang luar biasa, dan tidak bisa dilakukan oleh orang-orang yang tidak punya kemampuan” kata Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pidie tersebut.

Saifullah,  akrab disapa Cut Bang, menuturkan sejak dilantik oleh Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki di Gedung Anjong Mon Mata Komplek Pendopo Gubernur Aceh, Senin, 18 Juli 2022. Ir. Wahyudi Adisiswanto mengawali tugasnya di Kabupaten Pidie melakukan silahturahmi dengan sejumlah ulama kharismatik serta mengunjungi sejumlah pondok pesantren.

Konon lagi kata dia, saat Ir Wahyudi datang, daerah ini sedang banyak kasus, dan banyak masalah serta banyak kegiatan Provinsi Aceh dipusatkan di Kabupaten Pidie, salah satunya kegiatan Pekan Olahraga Aceh (Pora) 2022 yang diberi waktu oleh Provinsi Aceh sangat sempit yaitu 10 Desember sampai 22 Desember 2022.

Lanjut dia, secara logika dalam waktu yang singkat itu tidak bisa dilaksanakan, namun diakui atau tidak, dibawah kepemimpinan Ir Wahyudi Adisiswanto pelaksanaan Pora tersebut berlangsung sukses dan hebatnya lagi Pidie selaku tuan rumah dapat meraih juara umum Pora XIV 2022.

“Alhamdullah, inilah Pidie. Pidie itu sumberdaya manusianya pejuang, di saat kritis Pidie masih bisa bangkit. Teryata, Pora kemarin, Pidie bisa melaksanakanya dengan sukses dan plus bisa meraih juara umum” ujarnya.

Kata dia, pada acara Pidie Berselawat yang dirangkai dengan santunan 1000 anak yatim dan ekspo 23 kecamatan selama 20 hari. Kegiatan yang dilakukan dalam waktu pendek tersebut dengan anggaran yang minim karena pada saat itu di akhir anggaran, ternyata Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto bisa merangkul para pengusaha dan orang-orang yang mampu menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.

Padahal ujar T. Saifullah, pada saat itu, Indonesai sedang inflasi, namun dengan adanya kegiatan Pidie Berselawat yang dikemas dengan kegiatan Expo, Kabupaten Pidie di bawah kepemimpinan Ir Wahyudi Adisiswanto mampu menekan inflasi sehingga dari hasil evaluasi Mendagri RI, Kabupaten Pidie tidak kena imbas dari inflasi.

Dukungan juga datang dari kalangan pemuda Kabupaten Pidie, yang menilai Kinerja Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto,mtelah membawa keberhasilan diberbagai sektor pembangunan. Seperti diungkapkan Ketua Umum  Forum Komunikasi Generasi Muda Pidie(Fokusgampi) Muhammad Rafsanjani, pada Senin (03/01/2023).

Rafsanjani mengaku dalam meniliai kinerja Pj Bupati Pidie, bukanlah dilakukan secara subjektif, hanya dengan memperhatikan dari luar, melainkan bersandar pada fakta objektif, yang memang ada.

Tokoh muda memberikan catatan kritisnya, dengan mengemukakan fakta-fakta keberhasilan Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto, diantaranya gelaran Pidie Bersholawat,  Pasar Rakyat,  Pekan Olah Raga Aceh (PORA) Ke-XIV.

“Serangkaian prorgam yang telah dijalankan itu, kami yakini mampu membawa Kabupaten Pidie mewujudkan harapan warga Kabupaten Pidie, menuju Pidie Mulia. Karenanya, sudah sepantasnya kami bangga dengan kepemimpinan beliau (Wahyudi Adisiswanto),”  ujar Rafsanjani pada sebuah kesempatan.

Catatan yang mengejutkan, menurut  Rafsarnjani setiap pelaksanaan program dan even besar, Pj Bupati Pidie mampu menggerakkan kebersamaan, antara jajaran Pemerintaha Kabupaten Pidie dan stakeholder lainnya.

Seperti gelaran Event Pidie Bershalawat, yang berlangsung selama 20 hari, di Gedung Pidie Convention Centre (PCC), pada Oktober 2022. Semula banyak diragukan dapat digelar, karena akan membutuhkan anggaran besar, setidaknya harus tersedia sekira Rp 1 Milyar.

Sementara, Pemerintahan Kabupaten Pidie yang mengantongi anggaran sebesar  Rp 200 jutaan, tetapi dengan semangat kebersamaan, Pj Bupati Pidie Adi Siswanto mampu menyelenggarakan even besar  itu dengan kemasan yang mengagumkan.

“Tentu ini menjadi catatan kami sebagai generasi muda,” ujarnya.

Nuansa religius yang berbalut kearifan lokal, sangat dirasakan ketika menggelar event Pasar Rakyat, yakni gelaran pasar murah festival UMKM, yang diwarnai dengan MTQ setingkat Dayah, serta panggung kreativitas masyarakat.

Dampak dari even itu, kata Rafsanjani dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga dapat menekan inflasi di Kabupaten Pidie.

“Saya kira, fakta – fakta itu merupakan perwujudan dari gagasan kreatif, yang dituangkan dalam gelaran even besar, tanpa meninggalkan nilai – nilai Islami,  yang menurut hemat kami menjadi even terbesar di Provinsi Aceh,” ungkap Rafsanjani.

Tak terelakkan, bahwa agenda yang sudah dijalankan hanya dalam kurun waktu singkat itu, menurut Rafsanjani telah mampu membawa kejayaan Kabupaten Pidie menuju cita-citanya, yakni mewujudkan Pidie Mulia.

“Kami berharap, keberhasilannya akan menjadi pondasi dasar dalam membangun kabupaten Pidie ke depan,” tandasnya. 

Pj Bupati Pidie: Bukan Saya Yang Bilang

Menanggapi banyaknya pujian itu, Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto  ditemui  di ruang kerjanya di pendopo Bupati, didampingi Asisten I Setdakab pidie Drs Samsul Azhar, menyebutkan, aspek keberhasilan pemerintahan bisa dilihat dari sukses penyelenggaran, keberhasilan kemasyarakat bisa dilihat pada sukses prestasi, serta aspek pembangunan bisa dilihat dari sukses dari pembangunan venue.

Dengan waktu yang singkat tersebut, sebanyak lima avenue di Kabupaten Pidie mendapat rekomendasi  KONI Pusat,  sebagai tempat penyelenggaraan PON Sumut-Aceh 2024.

Diantaranya,  Venue Taekwondo, Badminton, Sepatu Roda, Trek Atletik, dan Venue Arung Jeram di Mane.

“Yang bilang sukses venue itu bukan saya, tetapi ada rekomendasi KONI Pusat. Jadi waktu Pora itu ada datang perwakilan KONI Pusat sebagai  Asesor Venue, namanya Kolonel Ivan Bahtiar, ia cerita pak sudeh direkomendasi ya pak, maka didorong untuk segera jadi. Pertama, Arung Jeram di Mane, Sepatu Roda, gedung Taekwondo, Badminton trek atletik di Stadion Blang Paseh,” pungkasnya. (MR)