Ketua DPLN Partai Gerindra Australia, Jalin Silaturahmi dengan AH Thony

oleh : -
Ketua DPLN Partai Gerindra Australia, Jalin Silaturahmi dengan AH Thony
Andri Abdullah (kiri) saat silaturahmi dengan AH Thony

Jatimupdate.id - Ketua Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) Australia Partai Gerindra, Andri Abdullah silaturahmi ke Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya AH Thony  di Gedung DPRD, Jalan Yos Sudarso, 18-22, pada Selasa (3/1).

Ada sejumlah sejumlah pembahasan menarik yang didiskusikan keduanya. Salah satunya, fokus bagaimana kota Pahlawan agar dibangun Kampung Inggris, seperti di Pare, Kediri.

Menurut Andri, membangun Kampung Inggris di Surabaya sangatlah mungkin, membangun SDM dan menambah wawasan anak zaman sekarang. Mengingat bahasa Inggris dibutuhkan sebagai sarana komunikasi di dunia internasional.

"Secara administrasi enggak ribet, tinggal kemauan dari pemerintah daerah," papar Andri.

Andri menekankan, Surabaya sebagai ibu kota Jawa Timur, sudah sangat layak bikin Kampung Inggris. Agar masyarakat  di luar Jatim, rujukannya tidak lagi ke Pare, Kediri. Seperti dari Sumatera, Kalimantan, NTT.

Sebab, tambah Andri, mereka pastinya transit lebih dulu di Surabaya. Sebelum menempuh perjalanan darat lagi, menuju Pare. Apalagi, mereka adakalanya juga masih harus bolak balik Surabaya, jika ada keperluan lainnya.

"Jadi Surabaya, sudah sangat layak bikin Kampung Inggris," ujar Andri

Ia meyakini, bahasa Inggris dibutuhkan  anak zaman sekarang, utamanya usia SMP. Dipergunakan sebagai sarana komunikasi di medsos, walau hanya beberapa kalimat. "Pastinya sangat senang, utamanya warga Surabaya, bila dibikin Kampung Inggris," demikian ungkap Andri.

Sementara AH Thony, yang juga pimpinan DPRD Kota Surabaya menyatakan, Surabaya sudah ada bibit-bibit untuk jadi Kampung Inggris, dan mulai dirancang Walikota Eri Cahyadi dan sejumlah pihak, seperti di Rungkut. "Itu sudah mulai ada, dan kita dorong bisa dimaksimalkan," beber AH Thony

Namun, ia menekankan harus ada tindak setelah mereka mahir berbahasa Inggris, untuk pemanfaatan lebih maksimal. "Jadi bukan hanya sekedar jangka pendek program tersebut." demikian beber Thony. (roy)