Kalau Gak Naik Bisa Merusak Ekositem

Tarif Tol Surabaya-Gempol Bakal Naik

oleh : -
Tarif Tol Surabaya-Gempol Bakal Naik
Gerbang Tol Waru Utama/Foto istimewa

Jakarta,JatimUpdate.id-Ruas jalan Tol Surgem (Surabaya-Gempol) dikabarkan bakal mengalami penyesuaian tarif mulai tahun 2023. Penyesuaian tarif itu bersamaan dengan 14 ruas tol di Indonesia. Namun, kapan dan berapa besarnya penaikan, belum bisa dipastikan.

"Kita lihat nanti sesuai dengan jadwal, tapi kalau ekonomi sedang membaik sesuai jadwal 2 tahun sekali (kenaikan tarif tol)," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/1). 

Basuki merasa sudah selayaknya tarif jalan tol naik. Apalagi, penaikan tarif tol sempat ditahan karena pandemi COVID-19. "Kemarin saat pandemi kan saya tahan-tahan gitu kan, tapi kalau sudah kembali agak normal kan bisa. Kalo enggak kan bisa merusak ekosistem," ujar Basuki.

Pada Januari 2021 setidaknya ada 15 ruas jalan tol yang tarifnya naik. Merujuk keterangan Basuki yang menjelaskan penaikan tarif tol dilakukan 2 tahun sekali, maka 15 ruas tersebut bakal naik tarifnya pada tahun ini (2023).

Ruas tol yang tarifnya naik tahun 2023 yaitu Tol Jakarta Cikampek II Elevated, Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), Tol JORR seksi W2S, Tol JORR seksi W2U, Tol JORR seksi E, Tol JORR seksi S, hingga Tol JORR Ulujami-Pondok Aren.

Selain itu, ada Tol Akses Tanjung Priok, Tol Bintaro Viaduct-Pondok Ranji, Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang, Tol Padalarang-Cileunyi, Tol Palimanan-Kanci, Tol Pejagan-Pemalang, Tol Semarang ABC, dan Tol Surabaya-Gempol.

Tarif Tol Surgem 2022

1. Dupak-Waru (sistem terbuka) Rp 5.000

2. Wru- Porong   Rp 9.000

3. Seksi Porong-Kejapanan Rp 6.000

4. Seksi Kejapanan- Gempol RP 3.000

43 Kilometer

Sebenarnya panjang Jalan Tol Surgem pada awal pengoperasiannya dari Surabaya hingga Gempol adalah sepanjang 43 kilometer. Namun, 6 kilometer bagian dari tol ini ditutup akibat peristiwa luapan Lumpur Lapindo yang menenggelamkan Jalan Tol Surabaya–Gempol ruas Porong-Gempol sejak 2006.

Sejak Agustus 2006, ruas jalan tol ini terganggu akibat peristiwa Banjir lumpur panas yang menggenangi jalan tol ini, yakni di kilometer 36 dari arah Surabaya, atau tepatnya di Desa Siring, Kecamatan PorongKabupaten Sidoarjo. Jalan tol ini sempat dibuat tanggul setinggi 6 meter untuk menghindari melubernya lumpur ke jalan tol. Sejak saat itu, bencana lumpur panas benar-benar menenggelamkan jalan tol di Porong, serta mengancam jalan arteri lama yang melintasi kawasan Porong. (YY