Pemprov Jatim Siapkan Beasiswa Pelatihan Ke Malaysia Dan Singapura Bagi ASN teladan

oleh : -
Pemprov Jatim Siapkan Beasiswa Pelatihan Ke Malaysia Dan Singapura Bagi ASN teladan
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Jakarta, JatimUPdate.id,- Gubernur Khofifah bahkan telah menyiapkan beasiswa pelatihan ke Malaysia dan Singapura bagi ASN teladan yang aktif mengisi pengembangan dirinya secara mandiri di aplikasi Si Bang Kodir selama tahun 2022. Total tiket pelatihan yang disiapkan sebanyak 30 orang yang berasal dari berbagai unsur instansi Pemprov Jatim.

"Ini kesempatan yang baik bagi para ASN Pemprov Jatim untuk mengembangkan diri," ujar Gubernur Khofifah di sela agenda kerjanya di Jakarta, Rabu  (18/1).

Lebih lanjut Khofifah menegaskan, dipilihnya Malaysia dan Singapura sebagai lokus pelatihan sangat beralasan. Pertama, karena indeks daya saing global (Global Competitivenes Index) tahun 2019 tercatat peringkat pertamanya ialah Singapura dan Malaysia berada di peringkat ke 27 sementara Indonesia peringkat 50.

"Di antara negara-negara di ASEAN, Singapura dan Malaysia berada di peringkat tertinggi dalam indeks daya saing global. Sedangkan Indonesia masih di peringkat 50 di antara seluruh negara-negara di dunia," urainya.

Alasan kedua, terang Khofifah yakni berdasarkan indeks inovasi global (Global Inovation Index) tahun 2020, Singapura berada di peringkat 8 dan Malaysia berada di peringkat 33. Sedangkan Indonesia masih di posisi urutan ke 85.

Selanjutnya, alasan Ketiga, berdasarkan Global Talent Competitiveness Index (GTCI) tahun 2021. Singapura berada di urutan ke-2 dan Malaysia peringkat ke-34. Sedangkan Indonesia masih berada di posisi ke-80.

Baca Juga : Aplikasi Si Bang Kodir, Aplikasi Pengembangan Kompetensi ASN Pemprov Jatim Dari BPSDM (jatimupdate.id)

Gubernur Khofifah menambahkan, program ini sekaligus untuk memberikan apresiasi bagi seluruh ASN yang terus meningkatkan kinerjanya sehingga Pemprov Jatim berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional, baik oleh lembaga pemerintah maupun swasta.

"Jadi ada yang sedang kita upayakan untuk dikejar peningkatannya melalui pengembangan kompetensi ASN ini. Baik indeks daya saing, indeks inovasi maupun indeks kemampuan daya saing (GTCI)," tutur Khofifah.

"Sehingga para ASN Pemprov Jatim akan semakin kreatif dan loyalitas dalam mewujudkan Birokrasi Berdampak yang sesuai dengan kebijakan Kemenpan RB," pungkas Gubernur Khofifah. (Yah)